Hajriyanto dan Gus Sholah Tolak Bergabung dalam YPP

Hajriyanto

JAKARTA, Suara Muhammadiyah,- Hajriyanto Y Tnohari dan KH Slahuddin Wahid (Gus Sholah) menolak bergabung dalam kepengurusan Yayasan Peduli Pesantren (YPP) yang didirikan Hary Tanoesoedibyo. Hajriyanto diposisikan sebagai anggota Dewan Pembina sedangkan Gus Sholah sebagaiKetua Dewan Penasegat YPP.

Penolakan Hajriyanto dilakukan melalui surat yang ditujukan kepada Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq yang menghubunginya. Sedangkan penolakan Gus Sholah melalui surat yang ditujukan kepada Wakil Ketua YPP Syafril Nasution,

Baca: Hajriyanto Y Thohari: Dakwah itu Tidak Mengkafirkan dan Tidak Melabeli

Hajriyanto menolak bergabung dalam YPP karena ada larangan pengurus Muhammadiyah untuk bergabung ke dalam organisasi atau yayasan sejenis.  Selain itu, juga untuk menghindari kontroversi.

Baca: Hajriyanto Y Thohari: Kita Hidup di Ring of Fire, Semestinya DPR dan Pemerintah Menganggarkan Dana untuk RS Siaga Bencana

Sedangkan Gus Sholah menolak bergabung ke YPP karena mendapatlan protes dan masukan dari warga NU dan sejumlah Kyai. Gus Sholah juga menilai YPP yang  didirikan Ketua Umum Perindo tersebut ada nuansa politik yang kuat.

Baca: Hajriyanto Y Thohari: Asosiasi Petani Kurang, Harga Produk Pertanian Ditentukan Tengkulak

Gus Sholah sendiri waktu peluncuran YPP di Jakarta ikut hadir.  Walaupun menolak menjadi pengurus, Gus Sholah tetap menghargai kegiatan YPP yang membantu pesantren (le).