UMY Semakin Mendunia, 4 Prodi Raih Akreditasi Internasional AUN-QA

7 PTM umy

Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dok BHP/SM

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kabar membanggakan menghampiri Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), setelah empat program studi yaitu Manajemen, Teknik Sipil, Ilmu Pemerintahan, dan Agroteknologi mendapatkan sertifikasi AUN-QA. Hasil sertifikasi itu keluar setelah diadakan assessment pada tanggal 3-7 Mei lalu.

AUN-QA (Asean University Network-Quality Assurance) merupakan sebuah asesmen atau penilaian yang dilakukan secara mandiri (self assessment) dengan melakukan penulisan SAR (Self-Assesment Report). AUN-QA mengacu kepada standar akreditasi international.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Task Force AUN-QA UMY, Evi Rahmawati, M.Acc., Ph.D., Ak., CA., bahwa tersertifikasinya empat prodi tersebut berarti UMY sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai milestone yang sudah dirancang. Dengan salah satunya pada tahun 2020-2025 UMY ingin mewujudkan research exellence university yang memiliki keunggulan internasional sehingga mampu menjadi Leading ASEAN University.

“Sesuai Milestone UMY yaitu kita ingin banyak melakukan internasionalisasi, melakukan kerjasama dengan universitas luar negeri, pertukaran pelajar, dan alumni UMY bisa berkiprah di dunia internasional. Tentu ini sangat penting, jadi UMY terus mengupayakan diri berada di level internasional.” ungkap Evi dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (12/6).

Evi menambahkan bahwa proses yang dilalui cukup panjang untuk bisa ikut sertifikasi AUN-QA ini. Dikatakannya sudah sejak 2018, UMY mempersiapkan semua hal terkait internasionalisasi termasuk AUN-QA ini.

“Selain evaluasi dilakukan melalui dokumen, pihak AUN juga melakukan interview kepada kami. Alhamdulilah nilainya dari empat prodi itu Adequate as Expected, sesuai dengan yang diharapkan. AUN-QA ini juga menjadi batu loncatan menuju akreditasi internasional,” sambung Evi.

Muncul harapan agar tidak hanya empat prodi yaitu Manajemen, Teknik Sipil, Ilmu Pemerintahan, dan Agroteknologi saja yang tersertifikasi AUN-QA. “Semoga semua prodi segera menyusul dan tentu saja bisa segera terakreditasi internasional,” tutupnya.

Terlebih, beberapa manfaat dapat diperoleh untuk universitas dan program studi yang telah tersertifikasi AUN-QA. Diantaranya adalah adanya kesetaraan program studi dengan program studi universitas berkualitas tinggi lainnya di ASEAN. Lalu membuka peluang untuk berpartisipasi dalam program AUN-QA, dan atau proyek untuk mengembangkan kerjasama organisasi mitra ASEAN. Menambahkan jaringan diantara Negara ASEAN dan terlibat dalam konferensi yang diselenggarakan oleh AUN-QA. Serta berbagi pengalaman implementasi di wilayah ASEAN untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi. (Hbb)