Kemitraan Peternakan Ayam Kampung Menuju Kemandirian Ekonomi Cabang Ranting 

ayam kampung

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka pengembangan cabang & ranting menuju kemandirian ekonomi, Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Muhammadiyah Sulsel menggagas program kemitraan budidaya ayam kampung unggulan.

Program pemberdayaan ini disampaikan oleh Ketua LPCR Muhammadiyah Sulsel M. Fitriady pada rapat koordinasi cabang Muhammadiyah se Kab. Gowa, Ahad 13 Juni 2021 di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kab. Gowa.

Dalam paparan presentasinya, Fitriady mengatakan: ” Ini adalah salah satu program unggulan LPCR Muhammadiyah Sulsel dalam rangka mendukung gerak ekonomi di tingkat cabang. Insya Allah akan memotivasi para pengurus cabang menuju kemandirian ekonomi. Yang kita harapkan, kas cabang bisa bertambah melalui program ini, begitu juga pendapatan pribadi para kader selama dikelola dengan amanah dan profesional”.

“Untuk tahap awal, akhir bulan Juni tahun 2021 kita akan mengadakan pelatihan teknik budidaya Ayam Kampung angkatan pertama di Pusdiklat Unismuh Makassar, Bolangi, Kec. Pattallassang, Gowa bagi perwakilan cabang muhammadiyah di Gowa. Setelah pelatihan, akan dilakukan pendampingan mulai dari survei lokasi, penyiapan kandang, pemberian bibit ayam hingga proses panen.” tambahnya.

“Kita bekerjasama dengan PT. Surya Pangan Indonesia (SPI) Unismuh Makassar unit Bisnis Peternakan Ayam Kampung. Tim profesional PT. SPI yang akan melatih, membina dan melakukan pendampingan budidaya hingga proses panen atau penjualan”. Ujar Fitriady yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT. SPI Unismuh Makassar

Adapun syarat untuk menjadi peserta sekaligus mitra untuk program budidaya ayam kampung ini adalah terdaftar sebagai kader atau pengurus Muhammadiyah di cabang, mendapat rekomendasi cabang tempat tinggal, komitmen dalam belajar budidaya ayam kampung, serta jujur dan amanah dalam bermitra dengan LPCR PWM Sulsel – PT. SPI Unismuh Makassar. (Hadi/Riz)