YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Membuka Masa Taaruf (MATAF) 2026 bagi mahasiswa baru Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Salmah Orbayinah menegaskan bahwa MATAF menjadi ruang yang strategis untuk mengenal potensi diri. Melalui berbagai program yang tersusun secara sistematis, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih aware pada diri sendiri, lingkungan kampus, dan berbagai tantangan yang ada di dunia luar.
Di UNISA, para mahasiswa tidak hanya ditempa melalui jalur akademik, mereka juga didorong untuk berbaur di tengah masyarakat dan menjadi solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Selain menempa diri sesuai dengan bidang keahlian masing-masing, para mahasiswa juga ditempa dengan berbagai skill untuk hidup bermasyarakat,” ujar Salmah.
Sebagai orang yang berada di pujuk tertinggi organisasi perempuan Islam berkemajuan, Salmah turut bangga melihat perkembangan UNISA yang dari tahun ke tahun menunjukkan trend positif. Pada tahun 2026, perkembangan yang paling mencolok adalah jumlah mahasiswa baru yang naik pesat memecahkan rekor tahun-tahun sebelumnya. Tercatat ada hampir 3000 mahasiswa baru sah mengenakan almet biru dongker khas UNISA Yogyakarta.
Tidak hanya perguruan tinggi, jelas Salmah, Aisyiyah juga telah memiliki amal usaha unggulan lain yang membanggakan, seperti rumah sakit, PAUD, sekolah dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah, panti asuhan, dan lain sebagainya. “Bukan hanya lembaga pendidikan tinggi, Aisyiyah juga memiliki berbagai amal usaha yang kemudian membentuk sebuah ekosistem pemberdayaan umat dan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir amanatnya, ia berpesan, bahwa capaian yang peroleh di bangku perkuliahan sejatinya akan lebih bermakna jika memberikan dampak manfaat kepada lingkungan sekitar. Melalui ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama perkuliahan, para civitas akademika UNISA Yogyakarta memiliki potensi besar menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik di masyarakat.
“Saya hadir disini bukan hanya sebagai Ketua Umum PP Aisyiyah, tapi juga sebagai dosen dan ibu bagi kalian semua. Oleh karenanya manfaatkan masa-masa perkuliahan kalian di UNISA Yogyakarta dengan sebaik-baiknya,” tutupnya. (diko)

