42 Tahun Bergulat di Dunia Jurnalistik; Haedar Nashir: Saya Jurnalis, karena Itu Saya Ada

Suara Muhammadiyah

13 August 2026

276
Prof Dr Haedar Nashir, MSi. Foto: Cris

Prof Dr Haedar Nashir, MSi. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sosok Haedar Nashir niscaya dikenal sampai penjuru buana. Sebelum didapuk menjadi seorang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, kariernya dimulai dari berkecimpung menjadi wartawan di Suara Muhammadiyah.

“Jadi memang saya dulu jadi wartawan pertama tahun '84,” ujarnya.

Pergumulan menjadi seorang wartawan, bagi diri Haedar, niscaya sarat pengalaman begitu rupa. “Terus saya jadi redaksi lalu jadi pemred,” sambungnya, Kamis (13/8) saat Resepsi Milad ke-111 Suara Muhammadiyah di SM Tower Malioboro Yogyakarta.

Jiwa kewartawanan itu melekat kuat dalam dirinya. Pengalaman dan pengembaraan panjang yang ditempanya kemudian meraih apresisasi berupa penghargaan Wartawan Khusus dari Dewan Pers yang diterima hari ini di Univeritas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

“Jadi wartawan beneran tetapi tidak punya kartu gitu. Tapi ingin banget jadi wartawan punya kartu. Dan ternyata baru 42 tahun kartu itu saya peroleh gitu. Jadi bukan apa semata-mata penghargaan, tetapi memang itu bagian dari jiwa kewartawanan,” tegasnya.

Dalam pada itu, Haedar teringat dengan ungkapan René Descartes; "Aku berpikir, maka aku ada". Ungkapan tersebut jika dikontekstualisasikan dalam dunia jurnalistik, “Saya jurnalis karena itu saya ada.”

“Itu merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan juga dalam perjalanan yang panjang. Saya memang juga merasa bahwa saya diberi anugerah Allah itu saja sebagai tasyakur binni’mah,” ucapnya.

Pemimpin Redaksi Suara Muhammadiyah tersebut berpesan kepada para wartawan muda hari ini agar membuka ruang sensitivitas dalam membaca realitas kontemporer.

“Jangan terjebak pada narasi-narasi yang tidak mencerdaskan masyarakat, tidak mencerdaskan bangsa,” tegasnya.

Pada saat yang sama, mesti memiliki jiwa dan spirit kejurnalisan yang autentik. “Yakni selalu menulis sesuatu yang benar sampai ke titik kebenaran terbaik, kebenaran yang tertinggi,” tandas Haedar. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dibawah guyuran hujan deras di pagi hari Ahad 11 Januari 2026 tidak....

Suara Muhammadiyah

12 January 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendikan Nonformal (Majelis Dik....

Suara Muhammadiyah

4 January 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Aisyiyah itu lekat dengan risalahnya yang bertajuk perempuan berkemajua....

Suara Muhammadiyah

14 May 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU) DPD Kab Sleman  hari&nb....

Suara Muhammadiyah

24 September 2023

Berita

MAROS, Suara Muhammadiyah - Sekitar 200 jamaah melaksanakan Shalat Iduladha 1447 Hijriah di Mas....

Suara Muhammadiyah

27 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah