‘Aisyiyah Perkuat Program Pendampingan Kesehatan Bagi Ibu dan Bayi

Suara Muhammadiyah

16 March 2026

694
Dok Istimewa

Dok Istimewa

TAKENGON - Suara Muhammadiyah – POSKORDA (Pos Koordinasi Daerah) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bidang kesehatan berperan aktif memperkuat kesehatan ibu dan bayi korban penyintas. Fokus utamanya adalah pendampingan ibu hamil dan menyusui. Kegiatan ini berkolaborasi dengan LazisMu serta pemerintah untuk meningkatkan akses layanan di Kabupaten Aceh Tengah.

Ketua Bidang Kesehatan Huriah AB yang juga Ketua ‘Aisyiyah Kabupaten Aceh Tengah mengatakan, pemberian bantuan pasca melahirkan diberikan kepada enam ibu yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir di Desa Serule, Kecamatan Bintang. Ahad (15/3/2026).

Masing-masing dari mereka dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Datu Beru untuk mendapatkan penanganan. Keenam ibu tersebut sepenuhnya akan dibiayai oleh tim kesehatan Poskorda Kabupaten Aceh Tengah sejak proses persalinan hingga pasca melahirkan.

Ketua ‘Aisyiyah Aceh Tengah Huriah menyampaikan, “‘Aisyiyah serta Poskorda bidang kesehatan beberapa waktu lalu mengunjungi ibu hamil yang dievakuasi saat bencana longsor Desember 2025 di lokasi penginapan RK Kebayakan.”

“Alhamdulillah, empat ibu hamil yang dirujuk ke Takengon menggunakan helikopter sudah melahirkan. Pimpinan ‘Aisyiyah beserta tim Poskorda berkunjung dan memastikan keadaan pasca melahirkan.

Dalam waktu dekat mereka akan kembali ke Desa Serule dan kemungkinan kami dari semua unsur juga akan membantu mengantar kepulangan mereka.”

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada LazisMu Aceh yang telah membantu kegiatan ini sepenuhnya. Harapan kami ke depan tentunya LazisMu dapat mendukung kegiatan lain yang sudah dicanangkan,” ungkap Huriah.

“Kehadiran ibu-ibu ‘Aisyiyah adalah bukti nyata dedikasi dalam dakwah kesehatan. Ini harus menjadi ruang untuk merumuskan strategi yang lebih fokus dan terarah,” tegasnya.

Ke depan, pihaknya juga akan melakukan konsolidasi untuk memperkuat langkah dakwah kesehatan dengan target yang lebih progresif. ‘Aisyiyah menekankan bahwa program kesehatan berkeadilan perlu segera diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor.

Dengan semangat kolektif, konsolidasi Majelis Kesehatan ini diharapkan menjadi pemantik gerakan kesehatan ‘Aisyiyah yang semakin kuat, adaptif, dan kolaboratif. Seluruh kader dituntut untuk meneguhkan komitmen dakwah kesehatan yang berkeadilan, membumi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas, tutup Huriah. (Agusnaidi B/Riz/Ha)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MANADO, Suara Muhamamdiyah – Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) Sulawesi Utara (Sulut) mengge....

Suara Muhammadiyah

12 December 2023

Berita

Ketua PP Muhammadiyah Tutup Rangkaian Pengkajian Ramadan 1446 H di UMJ JAKARTA, Suara Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

10 March 2025

Berita

285 Siswa Muhammadiyah Lolos Seleksi OSN Tingkat Kabupaten/Kota 2026, Didik Suhardi: Terus Berjuang ....

Suara Muhammadiyah

29 June 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berkomitmen memperkuat k....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Condong Catur kembali menggelar kegiatan Tasmi’ J....

Suara Muhammadiyah

11 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah