‘Aisyiyah Perkuat Program Pendampingan Kesehatan Bagi Ibu dan Bayi

Publish

16 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
458
Dok Istimewa

Dok Istimewa

TAKENGON - Suara Muhammadiyah – POSKORDA (Pos Koordinasi Daerah) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bidang kesehatan berperan aktif memperkuat kesehatan ibu dan bayi korban penyintas. Fokus utamanya adalah pendampingan ibu hamil dan menyusui. Kegiatan ini berkolaborasi dengan LazisMu serta pemerintah untuk meningkatkan akses layanan di Kabupaten Aceh Tengah.

Ketua Bidang Kesehatan Huriah AB yang juga Ketua ‘Aisyiyah Kabupaten Aceh Tengah mengatakan, pemberian bantuan pasca melahirkan diberikan kepada enam ibu yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir di Desa Serule, Kecamatan Bintang. Ahad (15/3/2026).

Masing-masing dari mereka dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Datu Beru untuk mendapatkan penanganan. Keenam ibu tersebut sepenuhnya akan dibiayai oleh tim kesehatan Poskorda Kabupaten Aceh Tengah sejak proses persalinan hingga pasca melahirkan.

Ketua ‘Aisyiyah Aceh Tengah Huriah menyampaikan, “‘Aisyiyah serta Poskorda bidang kesehatan beberapa waktu lalu mengunjungi ibu hamil yang dievakuasi saat bencana longsor Desember 2025 di lokasi penginapan RK Kebayakan.”

“Alhamdulillah, empat ibu hamil yang dirujuk ke Takengon menggunakan helikopter sudah melahirkan. Pimpinan ‘Aisyiyah beserta tim Poskorda berkunjung dan memastikan keadaan pasca melahirkan.

Dalam waktu dekat mereka akan kembali ke Desa Serule dan kemungkinan kami dari semua unsur juga akan membantu mengantar kepulangan mereka.”

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada LazisMu Aceh yang telah membantu kegiatan ini sepenuhnya. Harapan kami ke depan tentunya LazisMu dapat mendukung kegiatan lain yang sudah dicanangkan,” ungkap Huriah.

“Kehadiran ibu-ibu ‘Aisyiyah adalah bukti nyata dedikasi dalam dakwah kesehatan. Ini harus menjadi ruang untuk merumuskan strategi yang lebih fokus dan terarah,” tegasnya.

Ke depan, pihaknya juga akan melakukan konsolidasi untuk memperkuat langkah dakwah kesehatan dengan target yang lebih progresif. ‘Aisyiyah menekankan bahwa program kesehatan berkeadilan perlu segera diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor.

Dengan semangat kolektif, konsolidasi Majelis Kesehatan ini diharapkan menjadi pemantik gerakan kesehatan ‘Aisyiyah yang semakin kuat, adaptif, dan kolaboratif. Seluruh kader dituntut untuk meneguhkan komitmen dakwah kesehatan yang berkeadilan, membumi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas, tutup Huriah. (Agusnaidi B/Riz/Ha)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KAMBOJA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr) turut berpartisipasi ....

Suara Muhammadiyah

23 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah (UM) Ban....

Suara Muhammadiyah

17 October 2025

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga menggelar Kajian Rutin....

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

Berita

Aktif dan Pelopor Kebangkitan Hizbul Wathan TUBABA, Suara Muhammadiyah - Susilo Aris Nugroho, Ketua....

Suara Muhammadiyah

14 December 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah secara resmi melanti....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah