Aksi Relawan UMM Pulihkan Aceh Tamiang

Publish

12 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
483
UMM

UMM

TAMIANG, Suara Muhammadiyah - Komitmen kemanusiaan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program "UMM Berbagi untuk Negeri" terus bergulir secara masif di wilayah terdampak bencana Sumatera. Memasuki tahap ketiga, Kampus Putih tidak sekadar mengirimkan bantuan logistik, melainkan menerjunkan tim ahli yang terdiri dari dosen dan teknisi untuk memimpin percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang sejak awal Januari 2026.

Fokus utama tim kali ini adalah menghidupkan kembali denyut nadi pendidikan yang sempat lumpuh total akibat banjir bandang. Langkah konkret terlihat di Kecamatan Bandar Pusaka, di mana tim UMM Berbagi berjibaku membersihkan endapan lumpur tebal yang menimbun ruang-ruang kelas di Madrasah Aliyah (MA) Al Hikmah dan Raudhatul Athfal (RA) Darul Muta'allimin, Desa Sunting.

Ir. Ary Bakhtiar, M.Si., IPM., ASEAN Eng., Koordinator UMM Berbagi untuk Negeri, menegaskan bahwa normalisasi fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama timnya. Ia menggambarkan kondisi lapangan yang cukup berat, di mana material sisa banjir membuat aktivitas belajar mengajar mustahil dilakukan tanpa intervensi alat dan tenaga yang memadai.

"Tim kami langsung bergerak cepat membersihkan lumpur pekat yang memenuhi ruang kelas di MA Al Hikmah dan RA Darul Muta'allimin. Target kami jelas, agar anak-anak bisa segera kembali bersekolah dengan aman dan nyaman. Selain pembersihan fisik, kami juga mendistribusikan paket hygiene kit kepada para guru dan siswa di Dusun Anggrek. Ini adalah pendekatan komprehensif; kami perbaiki fisiknya, sekaligus kami jaga kesehatan warga sekolahnya," jelas Ary.

Berbeda dengan gelombang sebelumnya yang didominasi oleh semangat juang mahasiswa dalam fase tanggap darurat, penerjunan tahap ketiga ini membawa misi spesifik rehabilitasi dan rekonstruksi.

Eka Kadarpa Utama Dewayani, MM., salah satu relawan sekaligus dosen UMM dalam tim tersebut, menjelaskan perubahan strategi ini. Menurutnya, komposisi tim yang diisi oleh jajaran dosen dan tenaga ahli disesuaikan dengan kebutuhan lapangan yang kini bergeser ke arah pemulihan infrastruktur vital dan manajemen posko.

"Berdasarkan hasil asesmen lapangan terakhir, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah sektor WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) serta pendampingan psikososial. Oleh karena itu, tim tahap ketiga ini memiliki tugas spesifik untuk pengelolaan logistik, perbaikan sarana air bersih, hingga trauma healing. Kami ingin memastikan sistem pendukung kehidupan di sini kembali berfungsi," ungkap Eka.

Pergeseran fokus wilayah operasi ini juga merupakan respons cepat atas mandat Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur. Sumber daya yang sebelumnya terkonsentrasi di Langkat, Sumatera Utara, kini digeser penuh ke Aceh Tamiang mengingat eskalasi kebutuhan penanganan yang lebih intensif di wilayah tersebut.

Aksi nyata ini mempertegas posisi UMM sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya hadir saat sorotan kamera tertuju pada bencana, namun tetap setia mengawal hingga fase pemulihan. Melalui sinergi antara pembersihan sarana pendidikan, bantuan kesehatan, dan dukungan psikososial, UMM Berbagi berupaya memastikan masyarakat Aceh Tamiang, khususnya generasi mudanya, dapat segera bangkit dan menatap masa depan kembali. (*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Stereotipe juga relasi kuasa masih menjadi akar permasalahan ketida....

Suara Muhammadiyah

9 March 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperkuat upaya hiliri....

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal ....

Suara Muhammadiyah

29 July 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Bukan Muhammadiyah yang berterima kasih kepada saya karena hadir d....

Suara Muhammadiyah

4 December 2024

Berita

Tekankan Semangat Sehat dan Berkemajuan PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Ribuan peserta memad....

Suara Muhammadiyah

16 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah