Baitul Arqam Ramadhan Momentum Konsolidasi Karyawan Koperasi Syariah Khairu Ummah

Suara Muhammadiyah

7 March 2026

451
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BOGOR, Suara Muhammadiyah — Koperasi Syariah Khairu Ummah menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam bagi karyawan pada 7–8 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan budaya kerja berbasis nilai-nilai syariah dan ideologi Muhammadiyah.

Baitul Arqam yang dilaksanakan pada momentum Ramadan tersebut diikuti oleh seluruh karyawan dari berbagai unit dan cabang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia setelah organisasi melakukan berbagai langkah transformasi dalam beberapa tahun terakhir.

Bagi Koperasi Syariah Khairu Ummah, Baitul Arqam tidak sekadar menjadi agenda pembinaan rutin, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi strategis untuk menyatukan arah gerak organisasi.

Ketua Pengurus Koperasi Syariah Khairu Ummah, *Pepi Januar Pelita*, menjelaskan bahwa transformasi organisasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan sistem dan struktur, tetapi juga memerlukan penyelarasan kesadaran kolektif seluruh karyawan.

Menurutnya, tanpa kesatuan visi dan budaya kerja, perubahan organisasi berpotensi menimbulkan ketidaksinkronan dalam pelaksanaan operasional.

“Perubahan struktur bisa berjalan cepat, tetapi perubahan kesadaran memerlukan proses konsolidasi yang serius. Karena itu, Baitul Arqam ini menjadi ruang untuk menyatukan kembali visi, nilai, dan arah kerja seluruh karyawan,” ujar Pepi yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Bogor Raya.

Ia menegaskan bahwa koperasi ingin mendorong perubahan paradigma kerja karyawan, dari sekadar menjalankan rutinitas administratif menjadi bekerja dengan kesadaran sebagai amanah dan bagian dari ibadah profesional.

Baitul Arqam tahun ini mengangkat tema *“Momentum Ramadan sebagai Penguatan Konsolidasi: Satu Arah, Satu Standar, Satu Ekosistem.”* Tema tersebut menekankan pentingnya keselarasan visi, standar layanan, serta budaya kerja di seluruh unit dalam ekosistem Koperasi Syariah Khairu Ummah.

Ramadan dipilih sebagai momentum pelaksanaan karena dipandang sebagai waktu yang tepat untuk melakukan refleksi spiritual sekaligus memperkuat integritas dalam bekerja.

Melalui kegiatan ini, koperasi menekankan empat fokus utama, yaitu peneguhan identitas koperasi sebagai amal usaha Muhammadiyah, penyatuan budaya kerja lintas unit, penguatan disiplin terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta penyusunan rencana aksi yang dapat diimplementasikan oleh setiap unit kerja.

Integrasi Ideologi dan Profesionalisme

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi materi yang mengintegrasikan aspek ideologis dan profesional dalam pengelolaan koperasi syariah.

Materi yang disampaikan antara lain mengenai implementasi nilai tauhid Muhammadiyah dalam ekosistem Khairu Ummah, penguatan integritas dan amanah kerja, pembangunan budaya kerja pasca spin-off organisasi, serta pentingnya kepatuhan terhadap SOP dan prinsip syariah dalam operasional koperasi.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi kelompok, studi kasus, serta penyusunan rencana aksi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing unit kerja.

Berbeda dengan pelatihan konvensional yang bersifat satu arah, Baitul Arqam ini menggunakan pendekatan pembelajaran partisipatif dengan metode microlearning. Materi disampaikan dalam segmen-segmen singkat yang dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan sesi tanya jawab.

Pendekatan tersebut dirancang agar kegiatan tetap efektif meskipun dilaksanakan pada bulan Ramadan saat peserta sedang menjalankan ibadah puasa.

Dengan metode ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kondisi kerja yang dihadapi sehari-hari.

Untuk memastikan efektivitas kegiatan, panitia juga menerapkan mekanisme evaluasi melalui pre-test dan post-test. Evaluasi ini dilakukan untuk memetakan pemahaman awal peserta sekaligus mengukur peningkatan pemahaman setelah seluruh materi selesai disampaikan.

Selain itu, peserta diminta menyampaikan refleksi mengenai perubahan konkret yang akan dilakukan dalam pekerjaan setelah mengikuti kegiatan Baitul Arqam.

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta meneguhkan komitmen bersama untuk menjalankan nilai-nilai amanah, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam setiap aktivitas kerja.

Manajemen berharap kegiatan ini dapat memperkuat integritas organisasi sekaligus membangun budaya kerja yang lebih disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi anggota.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Dalam waktu dekat, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendid....

Suara Muhammadiyah

14 June 2025

Berita

Internasionalisasi Bahasa Indonesia Jadi Prioritas MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universita....

Suara Muhammadiyah

20 March 2025

Berita

KOTA LANGSA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu....

Suara Muhammadiyah

19 March 2026

Berita

KAIRO, Suara Muhammadiyah - Dosen Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Talqis ....

Suara Muhammadiyah

3 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah –– Kunjungan dan Silaturahmi terselenggara di Kantor Pimp....

Suara Muhammadiyah

23 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah