Dana Filantropi Masjid Muhammadiyah Siap Menjadi Penopang Pemberdayaan Masyarakat

Suara Muhammadiyah

12 July 2025

1114
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah sukses menyelenggarakan workshop bertema “Tata Kelola Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Berbasis Masjid.”

Acara yang digelar di Pusdiklat Tabligh Institute Muhammadiyah Jumat (11/7)  ini membahas mekanisme tata kelola dana ZIS yang bersumber dari masjid dan musala Muhammadiyah di seluruh wilayah Indonesia.

Selain Majelis Tabligh, kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak, seperti Lazismu, LPCRPM, Lembaga Dakwah Komunitas, serta para praktisi masjid yang selama ini terlibat langsung dalam pengelolaan dana ZIS di lingkungan Muhammadiyah.

Usai kegiatan, Dr Waluyo, Lc., MA., Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PP Muhammadiyah sekaligus Ketua Panitia Workshop, menyampaikan bahwa forum tersebut telah berhasil merumuskan draf ketentuan Majelis Tabligh tentang tata kelola ZIS melalui Kantor Layanan Lazismu.
“Muhammadiyah sepakat bahwa dana ZIS berbasis masjid akan dikelola melalui Kantor Layanan Lazismu dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan dakwah serta tata kelola masjid dan musala Muhammadiyah,” terang Dr. Waluyo.

Lebih lanjut, Dr. Waluyo menjelaskan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan regulasi pemerintah yang mewajibkan seluruh penghimpunan dana ZIS dikelola oleh lembaga ZIS resmi. Hal ini, menurutnya, juga sesuai dengan Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Masjid dan Musala, khususnya Pasal 12 Ayat (3).

Pasal tersebut mengamanatkan kepada Majelis Tabligh untuk melakukan pembinaan, pengarahan, koordinasi, pengawasan, evaluasi, dan pemantauan terhadap tata kelola masjid dan musala Muhammadiyah, termasuk pengelolaan dana ZIS berbasis masjid.

“Ketentuan ini, beserta ketentuan lain yang berkaitan dengan tata kelola masjid, akan diluncurkan secara resmi dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Tabligh PP Muhammadiyah pada Agustus 2025,” tambahnya.

Terakhir, Dr. Waluyo optimistis bahwa setelah diterbitkannya Pedoman PP Muhammadiyah tentang Masjid beserta ketentuan turunannya oleh Majelis Tabligh, akan terwujud tata kelola masjid dan musala yang baik. Dengan demikian, masjid-masjid Muhammadiyah akan semakin makmur, mampu memakmurkan jamaahnya, serta menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.

“Harapan besar agar masjid menjadi pusat peradaban pun, insyaallah, akan segera terwujud,” tutupnya. (Indra)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhamamdiyah - Dalam rangka mendorong kreativitas dan inovasi calon mahasiswa....

Suara Muhammadiyah

5 February 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Tabligh....

Suara Muhammadiyah

24 September 2023

Berita

UMMAT, UAD Bersama Dispar NTB  Sukses Menaja Seminar Nasional MATARAM, Suara Muhammadiyah -&nb....

Suara Muhammadiyah

13 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pagi yang cerah, sudut tengah ruangan itu membahana. Dendang lagu d....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Anak-anak TK Aisyiyah 34 Surabaya memperingati Hari Ibu (22 Desember ....

Suara Muhammadiyah

25 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah