JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Karya rekaman video berjudul Darwis ‘N Besties resmi tercatat di Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Surat Pencatatan Ciptaan tersebut diterbitkan dengan Nomor EC002026035217 tertanggal 4 Maret 2026.
Pencatatan ini menjadi langkah strategis dalam memberikan pelindungan hukum atas karya kreatif yang lahir dari lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi, menyampaikan rasa syukur atas terbitnya sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tersebut. Menurutnya, pengakuan resmi dari negara menjadi bukti komitmen Muhammadiyah dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis kreativitas dan inovasi digital.
“Alhamdulillah, terbitnya sertifikat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melahirkan karya-karya kreatif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan Muhammadiyah,” ujarnya.
Secara terpisah, Direktur KontenMu Digital, Agus Suroyo, menjelaskan bahwa Darwis ‘N Besties merupakan bagian dari pengembangan platform pembelajaran digital KontenMu. Ia menegaskan bahwa KontenMu Digital dirancang sebagai platform pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era kecerdasan buatan (AI).
“KontenMu Digital adalah ikhtiar kami untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Di era AI seperti sekarang, pendidikan harus mampu memanfaatkan digitalisasi secara optimal,” ujar Agus.
Saat ini, KontenMu Digital telah meluncurkan konten pembelajaran untuk mata pelajaran Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab, dan Matematika. Secara keseluruhan, terdapat 367 video dan konten digital yang sedang disiapkan dan dikembangkan secara bertahap.
insyaallah segera dimanfaatkan oleh pelajar Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Ke depan, sistem dalam platform KontenMu akan terintegrasi dengan buku ISMUBA, MIPA dan IPS bilingual serta Buku Bahasa Inggris ,yang diterbitkan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah bekerjasama dengan percetakan Gramasurya dan toko buku Suara Muhammadiyah dan toko buku surya media tama milik Muhammadiyah.
Integrasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara bahan ajar cetak dan media pembelajaran digital, sekaligus mempercepat transformasi pendidikan Muhammadiyah menuju sistem pembelajaran yang adaptif dan berkemajuan di era digital. (Hendra)

