Deklarasikan Merdeka dari Sampah, LLHPB Aisyiyah Semarakkan HUT RI ke-81 melalui Green Walk dan Green Bazaar

Suara Muhammadiyah

24 August 2026

71
LLHPB Aisyiyah Kota Sukabumi

LLHPB Aisyiyah Kota Sukabumi

KOTA SUKABUMI, Suara Muhammadiyah — 20 Agustus 2026, Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui gerakan nyata menjaga lingkungan. Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Sukabumi menggelar gerakan “Merdeka Sampah” melalui rangkaian kegiatan Green Walk dan Green Bazaar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LLHPB Aisyiyah untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa semangat kemerdekaan harus diikuti dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Peserta diajak memaknai kemerdekaan dengan membebaskan lingkungan dari perilaku membuang sampah sembarangan serta mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai. 

Green Walk dikemas sebagai jalan sehat yang tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi aksi nyata kepedulian lingkungan. Sepanjang perjalanan, peserta diajak untuk memungut sampah yang ditemukan di sepanjang rute.

Gerakan tersebut mengusung tagline “Merdeka Sampah”, sebuah pesan sederhana namun kuat bahwa masyarakat Indonesia harus mampu merdeka dari sampah yang tidak terkelola dan perilaku yang merusak lingkungan. 

Melalui Green Walk, LLHPB Aisyiyah ingin menanamkan kebiasaan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Anak-anak, orang tua, guru, warga Aisyiyah, dan masyarakat umum dapat terlibat langsung dalam aksi lingkungan yang sederhana, edukatif, dan menyenangkan. 

Green Bazaar: Belanja Ramah Lingkungan

Selain Green Walk, LLHPB Aisyiyah menghadirkan Green Bazaar yang mengusung konsep ramah lingkungan. Para peserta,terutama peserta didik dari sekolah-sekolah Aisyiyah (Kober, TK ABA, SD, MDTA, SMP Aisyiyah), warga Aisyiyah dan masyarakat yang berbelanja didorong untuk membawa wadah makanan atau kotak makan sendiri dari rumah. 

Konsep ini menjadi salah satu bentuk edukasi untuk mengurangi penggunaan plastik dan kemasan sekali pakai. Masyarakat diajak mengubah kebiasaan konsumsi melalui langkah sederhana: **membawa wadah sendiri, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan mengurangi sampah dari sumbernya**.

Green Bazaar juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar tentang kewirausahaan sekaligus mengenal konsep ekonomi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. 

Ketua PDA Aisyiyah Kota Sukabumi, Amalia Nur Milla, yang juga merupaka Divisi Lingkungan Hidup LLHPB PW Aisyiyah Jawa Barat menyampaikan bahwa gerakan Merdeka Sampah merupakan bentuk nyata dakwah Aisyiyah dalam bidang lingkungan. 

“Kemerdekaan harus kita maknai secara lebih luas. Kita ingin masyarakat tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan. Merdeka Sampah berarti kita berkomitmen untuk tidak menjadi bagian dari masalah sampah, tetapi menjadi bagian dari solusi.” 

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini melalui pembiasaan dan keteladanan. 

Pada kesempatan lainnya Tanti Ramdhiyanti Ketua LLHPB PD Aisyiyah Kota Sukabumi yang juga Kepala Sekolah SD Aisyiyah menyampaikan bahwa: “Anak-anak perlu belajar bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari akhlak. Memungut sampah, membawa wadah makan sendiri, mengurangi plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan adalah kebiasaan kecil yang jika dilakukan bersama akan memberikan dampak besar.” Kegiatan ini merupakan implementasi Islamic Green School bagi peserta didik di sekolah-sekolah Aisyiyah Kota Sukabumi. 

Membangun Generasi Aisyiyah yang Berkemajuan 

Kegiatan Merdeka Sampah juga menjadi bagian dari penguatan karakter generasi Aisyiyah yang berkemajuan. Lingkungan pendidikan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan perilaku dan budaya hidup yang bertanggung jawab. 

Melalui Green Walk, peserta belajar peduli lingkungan dan hidup sehat. Para peserta didik juga membawa tulisan banner/spanduk himbauan cinta lingkungan sebagai bentuk kampanye Cinta Lingkungan hidup. Melalui Green Bazaar, peserta belajar konsumsi bertanggung jawab dan kewirausahaan. Sementara melalui gerakan Merdeka Sampah, masyarakat diajak membangun kesadaran kolektif untuk mengurangi dan mengelola sampah. 

Gerakan ini sekaligus memperkuat implementasi Islamic Green School di lingkungan pendidikan Aisyiyah, dengan menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. 

LLHPB Aisyiyah berharap gerakan “Merdeka Sampah” tidak berhenti pada momentum HUT RI ke-81, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan di sekolah, keluarga, Amal Usaha Aisyiyah, ranting dan cabang, serta masyarakat Kota Sukabumi.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LANGKAT, Suara Muhammadiyah - Sesuai dengan hasil Hisab Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di wilayah Indo....

Suara Muhammadiyah

11 March 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsi....

Suara Muhammadiyah

29 January 2026

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Sindy Oktaviani, mahasiswa program studi Administrasi Publik UM B....

Suara Muhammadiyah

28 August 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kota Makassa....

Suara Muhammadiyah

3 July 2024

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah K....

Suara Muhammadiyah

14 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah