YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Biduk baru bisnis Suara Muhammadiyah. Setelah sukses dengan hotelnya, teranyar merambah ke sektor perdagangan dan industri pariwisata.
Toko Oleh-oleh 1915 Khas Jogja, namanya. Kenapa Mesti 1915? Deni Asy’ari berujar, ini merupakan bentuk refleksi dari kelahiran Suara Muhammadiyah.
“Jadi Suara Muhammadiyah ini lahir tanggal 13 Agustus 1915. Berarti kalau tahun ini usianya sudah 11111 tahun atau lebih dari 1 abad,” bebernya, Selasa (11/8) saat Soft Launching Toko Oleh-oleh 1915 Khas Jogja, Selasa (11/8) di lapangan parkir Grha Suara Muhammadiyah.
Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah itu menyebut, media resmi Persyarikatan cetusan Kiai Dahlan dan Haji Facroddin ini, sampai sekarang masih dapat bertahan di tengah gempuran perubahan zaman yang begitu rupa.
“Satu-satunya media yang bertahan dan tertua di Republik ini. Dan tentu dia tidak hanya bertahan, tidak hanya berkembang, tetapi juga berkembang untuk bisnis-bisnis dan unit-unit usaha yang lainnya,” jelasnya.
Di situlah titik temu penamaan toko tersebut. “Kami ingin melegesikan nama tahun kelahiran ini untuk tokoh oleh-oleh,” ucapnya. Diperkuat bahwa, pada awal kelahirannya, dakwah SM berpokok pangkal pada dakwah bil kalam (tulisan), maka pada tahun 2026, penamaan toko itu menyerap dari spirit kelahirannya.
“Kami ingin melakukan dakwah tidak hanya bil kalam tapi juga dakwah dalam bentuk wisata. Oleh karena itu nama 1915 ini upaya kita melegasikan tahun kelahiran Majalah Suara Muhammadiyah untuk dikokoh oleh-oleh,” beber Deni.
Bersamaan dengan itu, produk yang tersaji di Toko Oleh-oleh 1915 Khas Jogja ini, semuanya pure dari produk UMKM masyarakat sekitar. “Kita punya semangat ingin kolaborasi mengangkat produk-produk UMKM yang ada di Yogyakarta ini untuk naik kelas,” jelasnya.
Ia optimis dan terus mengupayakan sedemikian rupa meluaskan penyebaran unit bisnis ini di pelbagai titik, yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan wisatawan saat bertandang ke Kota Yogyakarta dan sekitarnya.
“Mudah-mudahan karena ini masih perdana dan awal, ke depan kita akan mengembangkan kolaborasi yang lebih luas untuk memproduksi beberapa eee produk lainnya,” pungkasnya. (Cris)

