Dikdasmen PNF DIY Rumuskan Lima Kriteria Sekolah Muhammadiyah Unggul

Suara Muhammadiyah

29 November 2023

2166
Dikdasmen PNF DIY

Dikdasmen PNF DIY

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai tempat awal berdiri dan berkembangnya Muhammadiyah mesti didukung oleh banyak kekuatan, terutama melalui Amal Usaha Muhammadiyah yang bergerak di bidang pendidikan.

Sejalan dengan amanat Muktamar 48 Muhammadiyah di Surakarta dan hasil Musywil Muhammadiyah D. I. Yogyakarta 2023, kepala sekolah adalah garda terdepan dalam upaya mewujudkan tujuan Persyarikatan yaitu terciptanya sekolah/madrasah unggul. Sehingga diharapkan amanah ini menjadi orientasi dan cita-cita bersama

Penegasan itu disampaikan oleh Achmad Muhamad, M.Ag. selaku Ketua Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY saat menyampaikan arahan pada kegiatan rapat dinas kepala sekolah jenjang SMP/MTs Muhammadiyah se-DIY. 

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula PWM DIY, Senin, (27/11) ini merupakan persiapan sekolah/madrasah dalam rangka menyambut pelaksanaan ujian Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA).

Terkait kriteria sekolah/madrasah unggul, Achmad Muhamad menyebutkan bahwa terdapat kriteria umum dan khusus. “Persoalan bagaimana bentuk sekolah/madrasah unggul, kami telah menetapkan ke dalam lima kriteria umum,” ungkap Achmad.

Lima kriteria itu adalah implementasi kultur sekolah berbasis nilai-nilai ISMUBA yang menjadi karakteristik, kepemimpinan yang inklusif dalam manajemen sekolah, kondisi lingkungan sekolah (sarana prasarana) dan sosial mendukung proses pembelajaran yang berkualitas, kemitraan dengan pemangku kepentingan baik di lingkup internal maupun eksternal, dan keunggulan di bidang tertentu sebagai branding  sekolah untuk membangun citra baik di masyarakat. 

“Pembelajaran ISMUBA merupakan isi dari transformasi pendidikan Muhammadiyah berbasis ISMUBA sebagai karakter utama, maka kriteria ini menjadi ciri khas sekolah/madrasah unggul Muhammadiyah,” jelas Achmad.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY, Dr. Muhammad Lailan Arqam, M.Pd., menambahkan arti penting internalisasi nilai-nilai ISMUBA bagi warga sekolah Muhammadiyah bukan sekadar mata pelajaran yang dibuktikan dengan nilai, akan tetapi AIK mesti jadi pedoman hidup bagi setiap warga sekolah.

“Sekolah harus membangun kesadaran pada siswa dan guru secara sungguh-sungguh, guna mengukur capaian dan keberhasilan ISMUBA. Sebab itu proses penanaman dan penilaian ISMUBA harap dilaksanakan secara totalitas,” ujar Lailan Arqam. (guf/syq/diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah -Menyambut mahasiswa baru, Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menggelar....

Suara Muhammadiyah

11 September 2024

Berita

Ramadhan, Tarling, dan Strategi Muhammadiyah Menyentuh Desa M. Saifudin, Wakil Ketua PCM Weru &....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah –  Kantin sehat di SD Muhammadiyah 1 Solo mendapatkan berbagai p....

Suara Muhammadiyah

24 April 2024

Berita

LIMA, Suara Muhammadiyah - Dalam pertemuan APEC Ministerial Meeting (AMM) ke-35 di Lima, Peru, Indon....

Suara Muhammadiyah

3 December 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan dinamika dan tantangan akh....

Suara Muhammadiyah

21 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah