Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, STIEM Cilacap Dampingi KWT Olah Limbah Organik

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

97
Istimewa

Istimewa

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Tiga dosen STIE Muhammadiyah Cilacap, mengadakan kegiatan pengabdian Masyarakat dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Pertama Perempuan Tani Maju Desa Karangjengkol Kesugihan pada Selasa (21/7/2026).

Dengan tema " Optimalisasi Limbah Organik Lokal Sebagai Pupuk Cair dan Padat, Model Pemberdayaan Kelompok Wanita Menuju Pertanian Ramah Lingkungan."

Tim pengabdi Dosen STIE Muhammadiyah Cilacap terdiri dari : Tri Nurindahyanti Yulian, SE, M. Si. Ak, Rustina Dewi W, SE, M. Si, Wignyo Mudiharso, S. Kom, SE, M. Ak.

Ketua Tim Pengabdi Dosen Tri Nurindahyanti Yulian, melaksanakan Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang ke-3, berupa pengabdian kepada masyarakat.

"Kami tim pengabdi dari Dosen STIEM Cilacap, ingin berbagi terkait bagaimana pengelolaan limbah kotoran hewan yang ada di wilayah Desa Karangjengkol," jelasnya.

Pengabdian kepada masyarakat di KWT yang pengurus dan anggotanya dari para Pekerja Migran Indonesia (PMI) purna.

"Sehingga PMI purna punya kegiatan yang produktif, khususnya KWT. Potensi limbah organik yang banyak di lingkungan desa setempat," katanya.

Harapannya nanti bisa mengelola sampah dengan baik, kemudian nantinya bisa digunakan sendiri untuk pupuk tanaman di lingkungan rumah masing-masing anggotanya.

"Diharapkan bisa memproduksi untuk dijual dikalangan sendiri, agar bisa meningkatkan kesejahteraan dari para anggota KWT khususnya dan para warga di Desa Karangjengkol serta nantinya lebih luas di wilayah Cilacap," harapnya.

Diharapkan setiap pengabdian yang dilakukan ada manfaatnya, khususnya bagi warga yang dibantu seperti PMI purna.  Pengabdian masyarakat yang disampaikan mengenai manajemen, praktek pembuatan pupuk organik serta pemasarannya.

"Kita akan terus mengadakan pendampingan dan mengevaluasi keberhasilan dari program pengabdian masyarakat," harapnya.

Dosen praktik membuat pupuk organik, Wignyo Mudiharso menyampaikan bahan kotoran hewan (hohe) Kambing dan Ayam, sekitar masing-masing satu karung ukuran sedang, ditambahkan Tetes Tebu (3 liter) dua botol dan EM4 Pertanian (2 liter) dua botol dan dicampur dedak padi serta dilarutkan dengan air. Ditempatkan di tong plastik besar ukuran sekitar 200 liter air.

"Permentasi membutuhkan waktu sekitar 21 hari sampai satu bulan. Setelah permentasi jadi, maka pupuk cair satu liter di campur 25 liter air, baru di aplikasikan disiramkan ke tanaman," jelasnya.

Ketua KWT Pertama Perempuan Tani Maju, Muhlisoh bersama Sekretaris Tus Mulyani mengatakan bahwa kegiatan pengabdian ini sangat membantu sehingga lebih mengerti bagaimana pembuatan pupuk organik cair dan padat. 

"Pupuk organik lebih sehat dan bahan baku nya banyak di lingkungan desa," ujarnya.

Mudah-mudahan kedepannya KWT selalu semangat dan lebih maju lagi.

"Terimakasih atas ilmu pembuatan pupuk organik cair dan padat. Bahan yang telah dipraktikan sudah jadi nanti dibagikan untuk anggota, agar bermanfaat untuk tanaman," katanya.

KWT yang merasa butuh untuk pelatihan pupuk organik dan manajemen serta pemasarannya.

"Ingin meminimalkan ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. Pupuk organik lebih sehat untuk tanaman saat dikonsumsi dan bahan mudah didapat disekitar lingkungan desa," pungkasnya. (Wasis)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

ENREKANG, Suara Muhammadiyah - Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Cece, Enrekang, Rabu, 28 Feb....

Suara Muhammadiyah

29 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X men....

Suara Muhammadiyah

29 December 2023

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bersama Asosiasi Ins....

Suara Muhammadiyah

1 December 2023

Berita

Refleksi Hardiknas dan Hari Buruh DPD IMM DIY YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dewan Pimpinan....

Suara Muhammadiyah

18 May 2026

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil memperoleh 5 Anuger....

Suara Muhammadiyah

21 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah