Dosen FEB UMJ Ajak Gen Z Terapkan Frugal Living

Suara Muhammadiyah

24 April 2025

1292
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (FEB UMJ), Sampor Ali, SE, SHum, MM, mengajak generasi muda untuk menerapkan Frugal Living agar tidak terjerat utang. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Polri Goes To Campus yang bertajuk "Hidup Bahagia Tanpa Pinjaman Ilegal", pada Rabu (23/4).

Acara yang berlangsung di Aula Kasman Singodimedjo FISIP UMJ ini merupakan kolaborasi antara Kepolisian Republik Indonesia dengan UMJ.  Pada kesempatan itu, Ali menyampaikan bahwa berdasarkan data OJK per Desember 2024, total pinjaman online senilai 77,02 Triliun. Jumlah peminjam dari kalangan Gen Z mencapai angka 59,3%, angka ini tergolong tinggi sehingga ia mengajak Gen Z untuk menerapkan Frugal Living.

”Inti dari Frugal Living bukan pelit, tapi mengutamakan pengeluaran untuk hal-hal yang benar-benar penting dan bernilai,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa frugal living memiliki beberapa ciri utama, misalnya memprioritaskan kebutuhan dibanding keinginan, membandingkan harga sebelum membeli dan merencanakan pengeluaran dengan cermat.

Tidak hanya Ali, Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ, Dr Rohimi Zamzam, SPsi, SH, MPd, juga menyampaikan bahwa Generasi Milenial dan Generasi Z menjadi yang paling banyak berutang. Selain itu, ia mengatakan bahwa utang menjadi salah satu penyebab gangguan emosi dan mental terutama pada generasi ini.

“Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa yang menggunakan layanan pinjaman online berisiko mengalami berbagai masalah psikologis, termasuk stres finansial, kecemasan, dan tekanan mental,” ungkapnya.

Sebagai solusi, ia menyarankan penerapan mindfulness atau kesadaran penuh sebagai metode pengelolaan stres, serta pentingnya mengubah pola pikir negatif menjadi positif, dan tak ragu berkonsultasi dengan ahli jika beban mental terasa berat.

Menanggapi berbagai persoalan pinjaman online, Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Dr. Bismo Teguh Prakoso, SH, SIK, MH, mengatakan pihak kepolisian membuka layanan pengaduan bagi yang terjerat kasus pinjaman ilegal.

“Saya membuka layanan aduan jika masyarakat menjadi korban pinjaman online, utamanya yang mengancam dengan kata-kata kasar dan menyebarkan data pribadi sehingga membuat depresi. Jangan takut dan jangan malu untuk melapor,” pungkasnya. (m)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah - Aula Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat dipenuhi semangat perubah....

Suara Muhammadiyah

1 February 2026

Berita

"Indonesia adalah sepotong surga yang dikirimkan Tuhan ke bumi. Muhammadiyah dan Aisyiyah memiliki t....

Suara Muhammadiyah

6 February 2025

Berita

MANAMA, Suara Muhammadiyah – Konferensi Dialog Intra – Islam yang berlangsung di Manama,....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Jogja Expo (MJE)#4 menjadi momentum penting untuk mendongk....

Suara Muhammadiyah

12 September 2025

Berita

LABURA, Suara Muhammadiyah - Bertempat di gedung COE SMK Muhammadiyah 3 Aek Kanopan, hari ini, Ahad ....

Suara Muhammadiyah

9 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah