Dosen Muda Unismuh Makassar Toreh Prestasi Doktor Terbaik di UIN Alauddin

Suara Muhammadiyah

20 October 2025

816
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Suasana hangat dan penuh kebanggaan menyelimuti Ramah Tamah Pascasarjana Wisuda Angkatan 114/115 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Ramah tamah digelar di Hotel Four Point, Jalan Andi Djemma, Ahad, 19 Oktober 2025.

Dalam acara tersebut, Dr. Mursyid Fikri, S.Pd.I., M.H., dosen muda asal Pinrang, mencatat prestasi membanggakan: dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Doktor.

Mursyid, yang mengabdi di Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai Ketua Gugus Kendali Mutu Fakultas Agama Islam, meraih IPK 3,98 dengan predikat Cumlaude. Ia menyelesaikan studi doktoralnya hanya dalam 2 tahun 8 hari—pencapaian yang jarang terjadi.

Produktif di Dunia Akademik

Selain unggul secara akademik, Mursyid juga aktif meneliti dan menulis. Ia mencatat empat publikasi internasional bereputasi Scopus dan telah menulis lebih dari 35 karya ilmiah. Ia juga menerbitkan tujuh buku yang mengupas studi Islam dan Ilmu Falak. Capaian tersebut mengantarkannya pada jabatan Lektor Kepala dan hanya selangkah lagi menuju Profesor.

Mursyid dikenal memiliki gagasan progresif: menghubungkan khazanah Islam klasik dengan tantangan modernitas. “Prestasi ini bukan semata kebanggaan pribadi, tapi amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya dengan nada rendah hati.

Jejak prestasi akademiknya telah tampak sejak SD Inpres Garessi, Pinrang. Ia selalu menjadi peringkat pertama sejak kelas satu hingga enam. Prestasi berlanjut di SMP Negeri 1 Pinrang (lulusan terbaik 2010) dan SMA Negeri 5 Unggulan Parepare Boarding School (enam besar peringkat umum).

Perjalanan pendidikannya semakin gemilang di Unismuh Makassar dengan IPK sempurna 4,00 dan predikat Wisudawan Terbaik 2017. Ia melanjutkan Magister di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dan lulus tercepat dengan beasiswa penuh. Karier akademiknya berpuncak di Program Doktor UIN Alauddin Makassar dengan prestasi luar biasa.

Bagi Mursyid, pendidikan bukan sekadar tangga karier, melainkan ladang ibadah. “Ilmu adalah cahaya yang menuntun umat menuju kemajuan,” katanya. Semangat tersebut menjadikannya sosok panutan bagi dosen muda dan mahasiswa.

Acara ramah tamah ini bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan dedikasi dan semangat pantang menyerah. Dari Pinrang hingga podium wisuda, kisah Mursyid menjadi bukti bahwa kerja keras dan disiplin mampu membuka jalan menuju prestasi tinggi.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah.Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh M....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Berita

BATAM, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batam melalui Majelis Hukum dan ....

Suara Muhammadiyah

18 May 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, dosen, tenaga kependid....

Suara Muhammadiyah

4 May 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Akhmad Abu Bakar selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI ....

Suara Muhammadiyah

23 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ahad (27/7) Kwartir Daerah (Kwarda) 1205 Hizbul Wathan (HW) Kota Yo....

Suara Muhammadiyah

29 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah