Dosen Muda Unismuh Makassar Toreh Prestasi Doktor Terbaik di UIN Alauddin

Publish

20 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
323
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Suasana hangat dan penuh kebanggaan menyelimuti Ramah Tamah Pascasarjana Wisuda Angkatan 114/115 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Ramah tamah digelar di Hotel Four Point, Jalan Andi Djemma, Ahad, 19 Oktober 2025.

Dalam acara tersebut, Dr. Mursyid Fikri, S.Pd.I., M.H., dosen muda asal Pinrang, mencatat prestasi membanggakan: dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Doktor.

Mursyid, yang mengabdi di Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai Ketua Gugus Kendali Mutu Fakultas Agama Islam, meraih IPK 3,98 dengan predikat Cumlaude. Ia menyelesaikan studi doktoralnya hanya dalam 2 tahun 8 hari—pencapaian yang jarang terjadi.

Produktif di Dunia Akademik

Selain unggul secara akademik, Mursyid juga aktif meneliti dan menulis. Ia mencatat empat publikasi internasional bereputasi Scopus dan telah menulis lebih dari 35 karya ilmiah. Ia juga menerbitkan tujuh buku yang mengupas studi Islam dan Ilmu Falak. Capaian tersebut mengantarkannya pada jabatan Lektor Kepala dan hanya selangkah lagi menuju Profesor.

Mursyid dikenal memiliki gagasan progresif: menghubungkan khazanah Islam klasik dengan tantangan modernitas. “Prestasi ini bukan semata kebanggaan pribadi, tapi amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya dengan nada rendah hati.

Jejak prestasi akademiknya telah tampak sejak SD Inpres Garessi, Pinrang. Ia selalu menjadi peringkat pertama sejak kelas satu hingga enam. Prestasi berlanjut di SMP Negeri 1 Pinrang (lulusan terbaik 2010) dan SMA Negeri 5 Unggulan Parepare Boarding School (enam besar peringkat umum).

Perjalanan pendidikannya semakin gemilang di Unismuh Makassar dengan IPK sempurna 4,00 dan predikat Wisudawan Terbaik 2017. Ia melanjutkan Magister di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dan lulus tercepat dengan beasiswa penuh. Karier akademiknya berpuncak di Program Doktor UIN Alauddin Makassar dengan prestasi luar biasa.

Bagi Mursyid, pendidikan bukan sekadar tangga karier, melainkan ladang ibadah. “Ilmu adalah cahaya yang menuntun umat menuju kemajuan,” katanya. Semangat tersebut menjadikannya sosok panutan bagi dosen muda dan mahasiswa.

Acara ramah tamah ini bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan dedikasi dan semangat pantang menyerah. Dari Pinrang hingga podium wisuda, kisah Mursyid menjadi bukti bahwa kerja keras dan disiplin mampu membuka jalan menuju prestasi tinggi.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 20 santriwati dari berbagai pondok pesantren Muhamma....

Suara Muhammadiyah

2 July 2025

Berita

JAKARTA, Suar Muhammadiyah - Penanganan radikalisme di Indonesia dan Bangladesh melalui tindaka....

Suara Muhammadiyah

4 June 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, bersama dengan PT Satoria Aneka Indu....

Suara Muhammadiyah

29 March 2024

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Aceh memperluas....

Suara Muhammadiyah

28 January 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Himpunan mahasiswa prodi Akuntansi (HIMAKSI) Universitas Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

15 January 2024