Edukasi Warga Mitigasi Bencana Merapi

Suara Muhammadiyah

17 July 2026

337
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Kolaborasi dengan BPPTKG, UNIMMA Edukasi Warga Desa Sengi

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) berkolaborasi dengan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar sosialisasi kesiapsiagaan bencana Gunung Merapi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada Rabu (15/7).

Lintang Muliawanti, MA, Kaprodi Ilkom UNIMMA menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi pembelajaran yang menghubungkan teori komunikasi dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui mata kuliah Komunikasi Bencana, mahasiswa tidak hanya belajar konsep di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam edukasi kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan BPPTKG dapat terus berkembang, khususnya dalam program mitigasi bencana di bidang komunikasi maupun bidang lain yang relevan di wilayah Magelang dan sekitarnya. Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPPTKG menyampaikan perkembangan terkini aktivitas Gunung Merapi yang hingga pertengahan tahun 2026 masih berada pada tingkat aktivitas tinggi. Masyarakat mendapatkan informasi tentang potensi bahaya berupa guguran lava, awan panas, lahar hujan serta kemungkinan letusan eksplosif. Selain itu, BPPTKG juga mengulas pembelajaran dari kejadian lahar pada 3 Maret 2026 dan mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk memperbarui standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan dan memperkuat tim siaga desa.

Noer Cholik, mewakili BPPTKG dari bagian Penyebaran Informasi Kebencanaan Geologi menyambut baik inisiatif kolaborasi yang dilakukan UNIMMA. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi elemen penting dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

 “Kami mengapresiasi inisiatif dari UNIMMA, khususnya adik-adik mahasiswa melalui kegiatan ini. Kami dari pemerintah membutuhkan kehadiran akademisi dan mahasiswa, serta kolaborasi dengan masyarakat dan komunitas, karena semakin banyak pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana, akan semakin baik hasilnya. Kami sangat terbuka untuk kegiatan-kegiatan pengurangan risiko bencana selanjutnya, terlebih UNIMMA berada dekat dengan kawasan Gunung Merapi,” ungkapnya.

Sementara itu, Waji, Kepala Desa Sengi, menyampaikan, masyarakat telah lama menerima informasi kebencanaan dari BPPTKG, sehingga sosialisasi tersebut menjadi penguat kesiapsiagaan warga.

“Kami sebagai warga menyadari bahwa wilayah kami memang langganan bencana Gunung Merapi, baik lahar, awan panas, maupun lahar dingin. Atas kehadiran dan informasi yang disampaikan teman-teman mahasiswa serta BPPTKG hari ini, kami mengucapkan terima kasih banyak. Kami berharap seandainya nanti ada kejadian erupsi, kami sebagai lembaga desa bisa turut menyampaikannya kepada masyarakat secara umum,” tuturnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Pantauan satelit menampilkan kepulauan Kalimantan merah menyala. ....

Suara Muhammadiyah

4 September 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka pemilihan Rektor baru untuk periode 2024-2028, Universit....

Suara Muhammadiyah

22 April 2024

Berita

JEMBER, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jem....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 60 Pemuda dan Pelajar di tiga kecamatan yakni Kalirejo, Senda....

Suara Muhammadiyah

6 September 2023

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kader (MPK)  yang di ketuai Amanati Rohmah ....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah