FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, Bahas Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital

Suara Muhammadiyah

16 July 2026

161
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali memperkuat komitmennya dalam internasionalisasi pendidikan melalui penyelenggaraan International Guest Lecturer yang menghadirkan akademisi dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Nor’izah binti Ahmad. Kegiatan yang berlangsung di Aula GR Lantai 3 Kampus Utama UMRI ini diikuti sekitar 200 mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat dan Program Studi Ilmu Komunikasi.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FIKOM UMRI, Jayus, S.Sos., M.I.Kom. Turut hadir Wakil Dekan Johan Faladhin, S.I.Kom., M.I.Kom., Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat Ulmi Marsya, S.I.Kom., M.A., Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Khusnul Hanafi, S.I.Kom., M.I.Kom., Dosen Raja Widya Novchi, M.Soc.Sc., Abdul Rahman Sayopi, M.I.Kom., serta beberapa dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FIKOM UMRI.

Dalam sambutannya, Jayus menyampaikan bahwa penyelenggaraan International Guest Lecturer merupakan bagian dari komitmen FIKOM UMRI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas wawasan mahasiswa melalui perspektif global.

“Forum seperti ini sangat penting untuk menambah wawasan dan pengalaman akademik mahasiswa. Mereka tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh perspektif dan praktik terbaik dari akademisi internasional. Harapannya, mahasiswa FIKOM UMRI semakin siap menghadapi tantangan dunia komunikasi yang terus berkembang di era digital,” ujar Jayus.

Dalam kuliah tamu tersebut, Dr. Nor’izah membawakan materi bertajuk Crisis Communication and Reputation Management in a Digital Society: Strategies for Building Public Trust in an Era of Viral Information. Materi mengupas tantangan komunikasi krisis di era masyarakat digital, ketika informasi menyebar sangat cepat melalui media sosial dan mampu memengaruhi reputasi organisasi hanya dalam hitungan menit.

Narasumber menjelaskan bahwa dalam masyarakat digital saat ini setiap individu dapat menjadi penerbit informasi (everyone is a publisher), penyiar (everyone is a broadcaster), sekaligus pemberi pengaruh (everyone is an influencer). Kondisi tersebut menuntut organisasi untuk mengedepankan kecepatan, transparansi, dan autentisitas dalam mengelola komunikasi krisis agar mampu menjaga kepercayaan publik.

Peserta juga diajak memahami bagaimana sebuah krisis berkembang dari tahap issue, risk, hingga crisis, serta pentingnya membangun reputasi sebagai aset utama organisasi. Menurut narasumber, reputasi yang dibangun melalui komunikasi yang konsisten, transparan, dan penuh empati akan menjadi modal utama ketika organisasi menghadapi situasi krisis.

Sebagai penguatan materi, Dr. Nor’izah menghadirkan sejumlah studi kasus komunikasi krisis di kawasan ASEAN, di antaranya tragedi Malaysia Airlines MH370, AirAsia QZ8501, serta tragedi Stadion Kanjuruhan di Indonesia. Dari berbagai kasus tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penyampaian informasi yang cepat, konsisten, akurat, dan berempati dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Tidak hanya membahas teori, mahasiswa juga mengikuti simulasi penanganan krisis melalui skenario viral di media sosial. Dalam sesi ini, peserta diminta menyusun strategi komunikasi pada 30 menit pertama setelah munculnya sebuah krisis digital, mulai dari memverifikasi informasi, menentukan pihak yang harus dihubungi, hingga merancang pesan awal yang efektif kepada publik.

Pada sesi akhir, narasumber memperkenalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam komunikasi krisis. AI dinilai mampu membantu organisasi mendeteksi potensi krisis, memantau percakapan publik, menganalisis sentimen masyarakat, hingga menyusun draf respons awal secara cepat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa AI tidak dapat menggantikan kepemimpinan, empati, tanggung jawab, dan integritas manusia dalam membangun serta mempertahankan kepercayaan publik.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Brebes Selatan sejak ....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, M....

Suara Muhammadiyah

9 December 2023

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Agenda Konpiwil IPM Jateng tahun 2025 yang dilaksanakan di Pek....

Suara Muhammadiyah

16 February 2025

Berita

JEMBER, Suara Muhammadiyah - Upaya mencegah perkawinan anak terus digaungkan berbagai pihak. Kali in....

Suara Muhammadiyah

17 July 2025

Berita

MAKKAH, Suara Muhammadiyah – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, ....

Suara Muhammadiyah

4 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah