Haedar Nashir: Tapak Suci Menjadi Bagian Penting dalam Membangun Jiwa dan Raga Bangsa

Suara Muhammadiyah

8 August 2026

134
Muktamar Tapak Suci ke-16

Muktamar Tapak Suci ke-16

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus berkontribusi dalam membangun kekuatan jiwa dan raga bangsa Indonesia. Hal itu disampaikan Haedar dalam Pembukaan Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke-16 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang. 

Dalam kesempatan tersebut, Haedar juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dalam berbagai kegiatan Muhammadiyah. Menurutnya, kehadiran tersebut menunjukkan adanya kedekatan yang tulus antara Polri dan organisasi kemasyarakatan Islam. 

“Keberadaan Kapolri di berbagai kegiatan Muhammadiyah menunjukkan kedekatan yang tulus dengan ormas Islam. Saya yakin bangsa Indonesia beruntung memiliki Kapolri seperti beliau,” ujar Haedar. 

Ia menegaskan, Muhammadiyah akan senantiasa mendukung setiap langkah Kapolri yang ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara. 

“Muhammadiyah akan konsisten mendukung setiap langkah beliau untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya. 

Kepada seluruh peserta dan keluarga besar Tapak Suci, Haedar menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke-16. Ia berharap muktamar tidak sekadar menjadi forum permusyawaratan organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi Tapak Suci bagi kehidupan bangsa. 

Haedar kemudian menyoroti motto Tapak Suci yang menekankan pentingnya latihan fisik yang berpijak pada kekuatan iman dan akhlak. Menurutnya, motto tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan cita-cita besar Indonesia menuju Indonesia Emas. 

“Melatih fisik untuk berdiri tegak di atas jiwa iman dan akhlak. Saya yakin Indonesia Emas akan menyatu dalam motto tersebut,” katanya. 

Menurut Haedar, pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik, kecerdasan, maupun kemajuan material. Di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi bangsa, pembangunan manusia yang memiliki kekuatan jiwa, karakter, iman, dan akhlak menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. 

“Banyak problem di tubuh bangsa ini. Muhammadiyah konsisten membangun jiwa dan raga bangsa Indonesia,” tuturnya. 

Dalam konteks tersebut, Tapak Suci dinilai memiliki posisi strategis. Sebagai perguruan seni bela diri sekaligus organisasi otonom Muhammadiyah, Tapak Suci tidak hanya mendidik kader agar memiliki kemampuan fisik dan bela diri, tetapi juga membentuk pribadi yang beriman, berakhlak, disiplin, dan memiliki tanggung jawab kebangsaan. 

Muktamar ke-16 di Semarang pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran tersebut. Dengan memadukan kekuatan fisik, iman, dan akhlak, Tapak Suci diharapkan terus melahirkan generasi yang tangguh sekaligus berkarakter, sehingga mampu mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkemajuan, dan berkeadaban. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Kegiatan syawalan komunitas Galang Difabel Gamping (GADING) dilaksanaka....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Berita

Orang Berpuasa Di Bulan Ramadhan Dirindukan Surga PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Empat golongan....

Suara Muhammadiyah

24 February 2026

Berita

KOREA SELATAN, Suara Muhammadiyah - Dalam agenda utama Pertemuan Menteri Pendidikan APEC ke-7 yang d....

Suara Muhammadiyah

16 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Krisis kepercayaan publik terhadap lembaga politik di berbagai....

Suara Muhammadiyah

27 February 2026

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga menggelar Kajian Rutin....

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah