ICAS: Ruang Eksplorasi Peneliti Aisyiyah Memberikan Dampak Nyata pada Keberlanjutan Kehidupan

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

263
International Conference on Aisyiyah Studies

International Conference on Aisyiyah Studies

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 115 orang yang terdiri dari akademisi dan peneliti melibatkan diri dalam ICAS (International Conference on Aisyiyah Studies). Ratusan paper hasil penelitian terkumpul dan siap untuk dipresentasikan. Mereka mengangkat berbagai isu relevan tentang peran perempuan dalam berbagai ranah kehidupan, mulai dari persoalan lingkungan, sosial, budaya, pendidikan, hingga kemanusiaan, acara ini sesuai dengan tema bertujuan memperkuat solidaritas untuk memelihara bumi. 

Tri Hastuti, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah dalam sambutannya pada Kamis, 11 Juni 2026 di Aula Gedung Siti Moendjijah Universitas Aisyiyah Yogyakarta mengatakan, selain acara ini terselenggara untuk merespon berbagai tantangan yang ada di depan mata, juga menjadi ikhtiar organisasi perempuan Muslim terbesar dalam penguatan riset, memperluas jejaring untuk menghasilkan ide-ide cerdas, strategis, dan berdampak nyata kepada masyarakat. 

“Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi sebagai tuan rumah konferensi ini. Hal ini mencerminkan komitmen kami untuk memajukan pengetahuan, penelitian, dan pemberdayaan perempuan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Menurutnya, konferensi ini juga memiliki makna yang sangat istimewa bagi Aisyiyah, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, dan Suara Aisyiyah yang masing-masing merayakan ulang tahunnya yang ke-109 tahun, 35 tahun, dan satu abad. Usia yang dapat dibilang matang ini layak disebut sebagai tonggak intelektual penting untuk menyongsong Muktamar Aisyiyah 2027 di Medan, Sumatera Utara. 

“Tema dalam konferensi ini, Memperkuat Solidaritas, Memelihara Bumi: Kepemimpinan Perempuan Muslim Progresif untuk Peradaban yang Berkelanjutan, menyoroti pentingnya kepemimpinan yang mempromosikan keadilan, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial,” tegasnya. 

Dosen Ilmu Komunikasi UMY tersebut menambahkan, sebagai gerakan perempuan progresif, ia percaya bahwa perempuan yang bernaung di bawah bendera Aisyiyah merupakan agen perubahan. Mereka terlatih dalam menghadapi berbagai konflik, memberantas kemiskinan, menjaga lingkungan yang rusak, serta turut serta menguarangi dan beradaptasi dengan perubahan iklim. 

“Konferensi ini diadakan sebagai forum dialog, diskusi, berbagi praktik baik, dan memperkuat kolaborasi di tingkat nasional maupun global, yang tak kalah penting untuk memperkuat solidaritas untuk membangun peradaban utama dan berkemajuan,” tutupnya. 

Warsiti, Rektor UNISA Yogyakarta mengatakan, ICAS menjadi ruang dialog dan berbagi gagasan yang sangat strategis. Melalui dialog seperti ini, ide-ide inovatif dapat lahir, dan kemudian menjadi solusi bagi banyak persoalan. 

Menurutnya, UNISA Yogyakarta yang lahir dari gerakan perempuan Aisyiyah, telah dan terus tumbuh, serta berkontribusi kepada kemajuan perempuan. Memberi manfaat yang luas bagi masyarakat dan umat manusia. 

Alimatul Qibtiyah, sebagai ketua penyelenggara menegaskan bahwa ICAS bukan sekadar platform yang berisikan paper-paper penelitian, tapi juga menjadi ruang eksploratif bagi perempuan Aisyiyah untuk berkontribusi kepada kehidupan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kotagede melalui Kantor Layanan....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung menggelar....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suasana gembira menyelimuti Aula Hotel Claro Makassar usai Ketua Pimp....

Suara Muhammadiyah

3 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta telah selesai membangun seb....

Suara Muhammadiyah

31 January 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (Uhamka) menyelenggarakan Sil....

Suara Muhammadiyah

2 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah