Inovasi Kader StuntCare UMPP

Suara Muhammadiyah

7 October 2025

724
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Cegah Stunting Lewat Aplikasi Catin CERIA

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Upaya menekan angka stunting kini semakin diperkuat oleh langkah inovatif Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Melalui program StuntCare dan peluncuran aplikasi Catin CERIA (Calon Pengantin Sehat, Reproduksi Ideal, dan Anti Stunting), UMPP berkomitmen mempersiapkan generasi sehat sejak dari calon pengantin.

Program ini menjadi bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kranji, Kabupaten Pekalongan, dengan melibatkan 12 kader desa dan 3 tenaga kesehatan dari Puskesmas Kedungwuni I. Para kader mendapatkan pembekalan intensif mengenai kesehatan reproduksi, gizi pranikah, serta keterampilan pemeriksaan dasar seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, hingga kadar hemoglobin (Hb).

Menurut Bdn. Risqi Dewi Aisyah, SST. MPH, Ketua Tim Pengabdian UMPP, pencegahan stunting harus dimulai dari masa pranikah. “Calon pengantin merupakan titik awal membangun generasi. Ketika kesiapan kesehatan dan gizi sudah baik sejak pranikah, maka peluang melahirkan anak sehat akan semakin besar,” ujarnya.

Aplikasi Catin CERIA hadir untuk membantu kader dan calon pengantin dalam melakukan deteksi dini risiko stunting. Melalui fitur yang mudah digunakan, data kesehatan dapat diinput dan dipantau secara digital oleh kader bersama tenaga kesehatan. Aplikasi ini juga mendorong calon pengantin untuk lebih aktif memahami kondisi kesehatannya sebelum memasuki masa kehamilan.

“Dengan teknologi ini, edukasi dan pendampingan bisa dilakukan lebih cepat, akurat, dan berkesinambungan,” tambah Risqi.

Selain meningkatkan kapasitas kader, program StuntCare juga menanamkan nilai dakwah dalam bidang kesehatan. Kader tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga pelopor perubahan perilaku di masyarakat agar lebih peduli pada gizi dan kesehatan reproduksi.

UMPP bersama puskesmas dan pemerintah daerah berkomitmen untuk memperluas program ini ke lebih banyak desa di Pekalongan, sehingga semakin banyak calon pengantin yang siap membangun keluarga sehat dan bebas stunting.

Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, berdasarkan Keputusan Nomor 0419/C3/DT.05.00/2025 tentang penerima Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025.

Sebagaimana spirit Muhammadiyah, langkah UMPP ini menjadi wujud nyata dakwah berkemajuan di bidang kesehatan. Membangun keluarga sehat adalah bagian dari jihad kemanusiaan—karena dari calon pengantin yang sehat, lahirlah generasi kuat yang menjadi pilar peradaban bangsa.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Partisipasi aktif Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Su....

Suara Muhammadiyah

4 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui sistem koperasi ki....

Suara Muhammadiyah

20 October 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (PKM U....

Suara Muhammadiyah

15 October 2024

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Ruang Auditorium Kasman Singodimedjo, Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

20 December 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Universitas ....

Suara Muhammadiyah

6 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah