Jagat Semesta Sangat Gigantik, Mengapa Tidak Tergelitik Menyiginya?

Suara Muhammadiyah

30 March 2026

510
Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada tahun 1942, Stephen William Hawking lahir. Beranjak dewasa, ia dikenal seorang ilmuwan terkemuka; fisikawan teoretis dan kosmolog dari Inggris.

“Berbagai penghargaan tentang ketokohannya, tentang keilmuan itu ia peroleh,” kata Muhammad Saad Ibrahim, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Tetapi, salah satu pandangan paradoks Stephen mengemukakan jika Tuhan tidak ada. Dan alam semesta terkonstruksi dengan sendirinya tanpa sokongan dari-Nya.

“Dengan ilmu astrofisika yang dimilikinya, ia gagal melihat alam semesta itu sebagai tanda kebesaran Allah sebagai ayat-ayat-Nya,” tegas Saad, Kamis (19/3) di TvMu Channel program Tausiyah Kiai Saad Ibrahim.

Secara gamblang, Saad menyebut kalau umat manusia, lebih-lebih lagi umat Islam mesti memahami ayat-ayat Tuhan yang terbentang di semesta raya. Demikian terlukiskan penekanan ini di Qs Fushshilat ayat 53.

“Kita diperintahkan untuk melihat, merenungkan, mempelajari, melakukan riset, yang objeknya alam semesta itu,” tekannya.

Yang perlu dipahami, kata Saad, jangan hanya berheti pada ayatnya saja. Tetapi harus berhenti pada sisi di balik ayat itu; yaitu kebesaran Allah.

“Dalam studi falsafah ada yang namanya fenomenologi, yakni pengetahuan falsafah yang membahas tentang gejala-gejala tentang apa yang nampak,” jelasnya.

Namun, ungkapan fenomenologi mencerminkan kalau orang tidak boleh stagnan pada aspek fenomena. Tapi kemudian harus sampai pada aspek nomenanya.

“Dalam bahasa agama, fenomena itu adalah alam semesta ini adalah tanda-tanda. Sedangkan, nomena adalah Allah. Marilah kita jadikan renungan kita tentang alam semesta ini,” beber Saad.

Alam semesta sangat gigantik. Dibentangkan Saad, galaksi di tata surya memiliki 300 miliar. Bahkan, ada laporan yang menyebut, mencapai lebih dari 2 triliun galaksi.

“Itu masih di langit yang pertama,” bebernya lagi. Sementara, alam semesta ini memiliki 7 langit, demikian Qs al-Mu’minun ayat 17 mengonfirmasi secara detail.

“Betapa sekali lagi, yang kita persaksikan, yang kita lihat, itu sangat kecil. Dan kita di alam semesta saja kita sangat kecil dan sangat-sangat kecil, apalagi di hadapan Allah Yang Maha Besar,” tukasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Pengajian Majelis Tabligh PDM Kudus Madrasah Ibrahimiyah: Merawat Spirit Kurban dan Implementasi Pol....

Suara Muhammadiyah

1 June 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Adanya berbagai perbedaan penafsiran terhadap Undang-undang Informasi d....

Suara Muhammadiyah

28 November 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKSI) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonom....

Suara Muhammadiyah

20 January 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H Saidul Amin,....

Suara Muhammadiyah

2 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Nonformal (Dikdasmen-PN....

Suara Muhammadiyah

24 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah