Jambore Selesai, Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah Didorong Mengaplikasikan Ilmu Penanggulangan Kebencanaan

Suara Muhammadiyah

29 June 2025

1070
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Rangkaian Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3 di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah resmi ditutup, Ahad (29/6). Penutupan dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman.

Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana PP 'Aisyiyah Rahmawati Husein melaporkan, kegiatan selama tempo 4 hari sejak Kamis-Ahad (26-29/6) berjalan sukses dan lancar.

"Artinya memang kehadiran relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah menyemangati dan menggalang sinergi antara Muhammadiyah dan 'Aisyiyah," katanya.

Rahma menyampaikan, kegiatan Jambore dimeriahkan dengan Seminar 4 Pilar dalam Ketangguhan Bangsa (Ketua MPR RI Ahmad Muzani), Tabligh Akbar bersama Ustadz Adi Hidayat (Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah), Seminar Nasional bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Umum Kadin Indonsia Amalia Yunita, Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat.

Selain itu, ada juga sharing sesion, Resiliensi Meeting Group pimpinan MDMC-LLHPB (narasumber Lilik Kurniawan, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK dan Hariyanto Y Tohari (Pemikir Timur Tengah), Pemutaran Film Dokumenter Kemanusiaan Muhammadiyah, Gelar Pasukan EMT (Emergency Medical Team) Nasional.

Juga ada aneka lomba-lomba serta penanaman pohon di Bukit Mongkrang Tlogodringo Gondosuli Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah.

"Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Tidak ada komplain dari para peserta. Kami sangat bersyukur dan senang," katanya.

Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB Nelwan Harahap menyebut, Jambore bukan hanya berkumpul, tetapi ada beberapa hal yang bisa dikerucutkan. Yaitu pertama, silaturahmi. "Kita tersebar di seluruh Indonesia. Kita bisa dikumpulkan di sini," ujarnya.

Kedua, penggerak ekonomi. Selama kegiatan, panitia melibatkan para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. "Panitia sengaja melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung oleh warga setempat," jelasnya.

Ketiga, memperkaya wawasan. Para peserta diberikan edukasi secara komprehensif dengan menghadirkan para pakar yang berkompeten, khususnya dalam penanggulangan kebencanaan. "Kami ingin peserta pulang dengan tambahan ilmu, terutama tentang kebencanaan," pungkas Dewan Pakar Lembaga Resiliensi Bencana PP Muhammadiyah ini.

Dalam kesempatan itu, juga diumumkan para pemenang lomba. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di komunitas masing-masing, terutama dalam bidang kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar acara pelepasan p....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Berita

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazism....

Suara Muhammadiyah

6 March 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengusung tema Meraih Cita, Mengabdi Pada Bangsa, dan Menginspirasi Du....

Suara Muhammadiyah

20 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid atau pembaruan Isla....

Suara Muhammadiyah

20 February 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1445 H / 2....

Suara Muhammadiyah

26 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah