Jambore Selesai, Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah Didorong Mengaplikasikan Ilmu Penanggulangan Kebencanaan

Suara Muhammadiyah

29 June 2025

977
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Rangkaian Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3 di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah resmi ditutup, Ahad (29/6). Penutupan dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman.

Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana PP 'Aisyiyah Rahmawati Husein melaporkan, kegiatan selama tempo 4 hari sejak Kamis-Ahad (26-29/6) berjalan sukses dan lancar.

"Artinya memang kehadiran relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah menyemangati dan menggalang sinergi antara Muhammadiyah dan 'Aisyiyah," katanya.

Rahma menyampaikan, kegiatan Jambore dimeriahkan dengan Seminar 4 Pilar dalam Ketangguhan Bangsa (Ketua MPR RI Ahmad Muzani), Tabligh Akbar bersama Ustadz Adi Hidayat (Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah), Seminar Nasional bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Umum Kadin Indonsia Amalia Yunita, Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat.

Selain itu, ada juga sharing sesion, Resiliensi Meeting Group pimpinan MDMC-LLHPB (narasumber Lilik Kurniawan, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK dan Hariyanto Y Tohari (Pemikir Timur Tengah), Pemutaran Film Dokumenter Kemanusiaan Muhammadiyah, Gelar Pasukan EMT (Emergency Medical Team) Nasional.

Juga ada aneka lomba-lomba serta penanaman pohon di Bukit Mongkrang Tlogodringo Gondosuli Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah.

"Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Tidak ada komplain dari para peserta. Kami sangat bersyukur dan senang," katanya.

Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB Nelwan Harahap menyebut, Jambore bukan hanya berkumpul, tetapi ada beberapa hal yang bisa dikerucutkan. Yaitu pertama, silaturahmi. "Kita tersebar di seluruh Indonesia. Kita bisa dikumpulkan di sini," ujarnya.

Kedua, penggerak ekonomi. Selama kegiatan, panitia melibatkan para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. "Panitia sengaja melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung oleh warga setempat," jelasnya.

Ketiga, memperkaya wawasan. Para peserta diberikan edukasi secara komprehensif dengan menghadirkan para pakar yang berkompeten, khususnya dalam penanggulangan kebencanaan. "Kami ingin peserta pulang dengan tambahan ilmu, terutama tentang kebencanaan," pungkas Dewan Pakar Lembaga Resiliensi Bencana PP Muhammadiyah ini.

Dalam kesempatan itu, juga diumumkan para pemenang lomba. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di komunitas masing-masing, terutama dalam bidang kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Sumatera U....

Suara Muhammadiyah

28 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Hukum Bisnis, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pr....

Suara Muhammadiyah

10 July 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Ahma....

Suara Muhammadiyah

15 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Poli....

Suara Muhammadiyah

29 September 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 455 murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabar....

Suara Muhammadiyah

24 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah