Jangan Hanya Dibaca, tetapi Juga Dipahami Maknanya

Suara Muhammadiyah

8 March 2026

440
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GOMBONG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong menggelar kegiatan Buka Bersama Keliling (Bukberling) bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kalitengah, organisasi otonom (Ortom), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta warga Muhammadiyah Kalitengah. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Mujahidin Kalitengah, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (26/2).

Wakil Ketua PCM Gombong, Widiantoro Triatmaji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Bukberling merupakan sarana mempererat silaturahmi antara pimpinan cabang dengan ranting-ranting Muhammadiyah di wilayah Gombong.

“Kegiatan Bukberling PCM Gombong ini menjadi wahana untuk bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan PRM se-PCM Gombong serta seluruh warga Muhammadiyah di ranting-ranting. Dan hari ini sesuai jadwal dilaksanakan di PRM Kalitengah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan melalui dakwah yang menggembirakan.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan dakwah yang menggembirakan,” tambahnya.

Penceramah Puji Handoko mengingatkan pentingnya tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya.

Mengutip hadits riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi dari Ibnu Abbas, ia menyampaikan bahwa surga merindukan empat golongan manusia, yakni orang yang gemar membaca Al-Qur’an, orang yang menjaga lisannya, orang yang memberi makan kepada orang yang lapar, serta orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Menurut Puji, golongan pertama yang dimaksud adalah mereka yang gemar membaca Al-Qur’an. Namun membaca yang dimaksud bukan sekadar melafalkan ayat-ayatnya.

“Maksudnya membaca Al-Qur’an tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga memahami maknanya,” jelasnya.

Ia menilai masih banyak umat Islam yang hanya menekankan pada khatam bacaan Al-Qur’an tanpa berusaha memahami makna ayat-ayat yang dibacanya.

“Banyak dari kita sering kali hanya menghatamkan bacaannya saja, tetapi tidak sampai pada pemahaman makna ayat tersebut,” tegasnya.

Puji juga mengutip syair lagu “Tombo Ati” yang menyebutkan bahwa salah satu obat hati adalah membaca Al-Qur’an beserta maknanya. Oleh karena itu, ia mengajak jamaah untuk membaca Al-Qur’an disertai pemahaman arti bahkan tafsirnya, sehingga dapat mengetahui konteks turunnya ayat atau asbabun nuzul.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kwartir Wilayah Jawa Tengah mengadak....

Suara Muhammadiyah

26 March 2024

Berita

KENDAL, Suara Muhammadiyah - Lazismu PDM Kendal, Kamis (9/11) melalui program Save Our School dari &....

Suara Muhammadiyah

11 November 2023

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Kegiatan Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Kecamatan Mun....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Tapak Suci Putera Muhammadiyah kota Makassar meraih juara umum pertam....

Suara Muhammadiyah

25 December 2023

Berita

Jadi Wadah Kader PK IMM Blue Savant Bercerita SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Hadirnya bidang immawa....

Suara Muhammadiyah

2 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah