Jangan Tunggu Tua Baru Mengurus Muhammadiyah, Saatnya Ajak Anak Muda Kembali ke Persyarikatan

Suara Muhammadiyah

19 July 2026

359
Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi., Psikolog. Foto: Cris

Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi., Psikolog. Foto: Cris

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Keberhasilan Rasulullah Saw dalam menjalankan dakwahnya disokong dari kontribusi anak muda. "Didukung anak muda yang hebat," beber Muhammad Jamaludin Ahmad.

Lebih-lebih lagi, 10 orang yang dijamin masuk surga, usianya tidak ada yang lebih dari 40 tahun. Di antaranya Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Az-Zubair bin Al-Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa'ad bin Abi Waqqash, Sa'id bin Zaid, dan Abu Ubaidah bin Al-Jarrah.

"Jadi betapa dahsyatnya Rasulullah berdakwah suksesnya itu dikelilingi oleh anak muda," tekan Jamal.

Sisi lain, Ahmad Dahlan, ketika mendirikan Muhammadiyah sekira usia 41 tahun. Dan, didampingi 6 anak muda; Muhammad Sudja', Fakhrudin, Muhammad Hisyam, Abdul Ghani, Raden Sarkawi, dan Tamimudari.

"Itu semua murid-muridnya. Berarti jauh lebih muda, persis seperti Rasulullah dikelilingi anak muda," ujarnya saat Kick Off Cabang Ranting Masjid (CRM) Award VII di Auditorium Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Sangkalputung, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Ahad (19/7).

Di sisi lain, berdasarkan fakta empirik, Cabang dan Ranting cenderung sepi dari atmosfir anak muda. "Itu tidak sampai 25% Cabang Ranting yang ada anak mudanya," bongkar Jamal.

Dengan mengaksentuasikan Rakernas LPCRPM PP Muhammadiyah di Purwokerto, Jawa Tengah, memutuskan untuk melakukan peremajaan dini dengan target 40% pengurus Muhammadiyah dengan usia di bawah 40 tahun.

"Dan setelah kita kumpulkan se-Indonesia, ternyata itu belum menyampai 25%," beber Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah itu.

Di sinilah titik temu CRM Award VII yang mengusung tema "Mengerakkan Kaum Muda, Menguatkan Jamaah." 

"Kita berharap nantinya pengurus Muhammadiyah semakin diremajakan. Semakin banyak anak muda, minima 40% cabang ranting, senior berdampingan dengan anak mudanya," ujarnya.

Hal itu kata Jamal, akan lahir Cabang dan Ranting yang kuat dan hebat. "Yang itu selalu ada anak mudanya di situ," tambah Jamal.

Mengambil sampel, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong. Jamal menuturkan, PCM ini menjadi Best of the Best CRM Award VI di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, bukan karena jumlah amal usahanya, melainkan kemampuan memberi ruang kepada anak muda untuk mengurus Muhammadiyah.

"Jadi salah satu kelebihan PCM Gombong adalah betul-betul diperkuat anak muda," tegasnya.

Di sinilah peran sentral anak muda dalam mengurus Cabang dan Ranting. Tegas Jamal di situ, jangan menunggu usia sampai senior baru mengurus Muhammadiyah. 

"Nanti Muhammadiyah tidak jadi gerakan anak muda. Kita gerakan terus agar kemudian anak-anak muda kembali ke Muhammadiyah," ajaknya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikd....

Suara Muhammadiyah

21 January 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah 1 Kalasan, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, ....

Suara Muhammadiyah

11 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Dosen Farkultas Farmasi dan Sains  (FFS) Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

22 June 2026

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Situsari dan Pimpinan Ranting Aisyiy....

Suara Muhammadiyah

12 August 2024

Berita

GOWA, Suara Muhammadiyah - Masjid An Nas Kompleks Perumahan Danau Alam Pendidikan, Kelurahan Romang ....

Suara Muhammadiyah

9 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah