Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah Minta Jaga Kedamaian di Tengah Gejolak Politik Nasional

Suara Muhammadiyah

1 September 2025

1386
Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, SFilI., MPA

Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, SFilI., MPA

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyikapi memanasnya situasi politik nasional pasca-aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, mengeluarkan himbauan kepada seluruh kader Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Imbauan ini dikeluarkan untuk memastikan sikap organisasi tetap selaras dan menjadi pedoman bagi kader, sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika politik yang kian memanas.

Dalam himbauannya, Bachtiar menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi perekat bangsa dan mendorong terciptanya suasana yang kondusif bagi kemajuan demokrasi.

“Muhammadiyah, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi perekat bangsa dan mendorong terciptanya suasana yang kondusif bagi kemajuan demokrasi,” tambah Bachtiar, Senin (1/9).

Himbauan ini mencakup enam poin utama yang menjadi pedoman bagi kader Muhammadiyah dalam menyikapi situasi politik saat ini. Pertama, mengawal sikap PP Muhammadiyah secara sungguh-sungguh, solid dan kompak, memegang teguh prinsip kepemimpinan organisasi dalam kebijakan strategis menghadapi isu nasional. Kedua, tetap Cermat dan Waspada terhadap perkembangan situasi nasional, termasuk potensi eskalasi konflik sosial dan politik nasional. 

Ketiga, menjaga Ketenangan, Ketentraman, dan Kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai wujud komitmen terhadap harmoni sosial. Keempat, tidak Mudah Terprovokasi oleh upaya adu domba atau pecah belah yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

"Kelima, menghindari Segala Bentuk Kekerasan yang dapat memperkeruh suasana dan merusak tatanan demokrasi. Keenam, menyampaikan Aspirasi secara Tertib, Damai, dan Berkeadaban sesuai koridor demokrasi yang mencerminkan nilai-nilai luhur Muhammadiyah," sambungnya.

Bachtiar juga menyerukan kepada seluruh kader untuk terus merawat demokrasi dan memajukan bangsa. “Mari kita rawat demokrasi, menjaga persatuan bangsa, dan memajukan negara untuk menjadi bangsa yang berkemajuan,” tegas Bachtiar. 

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah akan terus berperan aktif dalam mendorong dialog yang konstruktif dan solutif, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perpecahan.

"Sebagai organisasi yang memiliki jaringan luas di berbagai sektor, Muhammadiyah berkomitmen untuk menjadi teladan dalam memperdalam demokrasi dan menjaga keutuhan bangsa," pungkas Bachtiar. (Assalimi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia disebut memiliki suara yang unik dan tidak tergantik....

Suara Muhammadiyah

10 April 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Keterampilan berbahasa inggris sangat diperlukan sekarang, terutama di ....

Suara Muhammadiyah

10 February 2025

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solear kembali menyelenggarakan a....

Suara Muhammadiyah

24 February 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan akan mengg....

Suara Muhammadiyah

14 March 2025

Berita

METRO, Suara Muhammadiyah - Senin, 29 Januari 2023, SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMA MuAD) Metro L....

Suara Muhammadiyah

29 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah