Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah Minta Jaga Kedamaian di Tengah Gejolak Politik Nasional

Publish

1 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
934
Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, SFilI., MPA

Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, SFilI., MPA

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyikapi memanasnya situasi politik nasional pasca-aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, mengeluarkan himbauan kepada seluruh kader Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Imbauan ini dikeluarkan untuk memastikan sikap organisasi tetap selaras dan menjadi pedoman bagi kader, sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika politik yang kian memanas.

Dalam himbauannya, Bachtiar menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi perekat bangsa dan mendorong terciptanya suasana yang kondusif bagi kemajuan demokrasi.

“Muhammadiyah, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi perekat bangsa dan mendorong terciptanya suasana yang kondusif bagi kemajuan demokrasi,” tambah Bachtiar, Senin (1/9).

Himbauan ini mencakup enam poin utama yang menjadi pedoman bagi kader Muhammadiyah dalam menyikapi situasi politik saat ini. Pertama, mengawal sikap PP Muhammadiyah secara sungguh-sungguh, solid dan kompak, memegang teguh prinsip kepemimpinan organisasi dalam kebijakan strategis menghadapi isu nasional. Kedua, tetap Cermat dan Waspada terhadap perkembangan situasi nasional, termasuk potensi eskalasi konflik sosial dan politik nasional. 

Ketiga, menjaga Ketenangan, Ketentraman, dan Kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai wujud komitmen terhadap harmoni sosial. Keempat, tidak Mudah Terprovokasi oleh upaya adu domba atau pecah belah yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

"Kelima, menghindari Segala Bentuk Kekerasan yang dapat memperkeruh suasana dan merusak tatanan demokrasi. Keenam, menyampaikan Aspirasi secara Tertib, Damai, dan Berkeadaban sesuai koridor demokrasi yang mencerminkan nilai-nilai luhur Muhammadiyah," sambungnya.

Bachtiar juga menyerukan kepada seluruh kader untuk terus merawat demokrasi dan memajukan bangsa. “Mari kita rawat demokrasi, menjaga persatuan bangsa, dan memajukan negara untuk menjadi bangsa yang berkemajuan,” tegas Bachtiar. 

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah akan terus berperan aktif dalam mendorong dialog yang konstruktif dan solutif, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perpecahan.

"Sebagai organisasi yang memiliki jaringan luas di berbagai sektor, Muhammadiyah berkomitmen untuk menjadi teladan dalam memperdalam demokrasi dan menjaga keutuhan bangsa," pungkas Bachtiar. (Assalimi)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) melalui program hibah Kement....

Suara Muhammadiyah

7 October 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalui Career Center melakukan....

Suara Muhammadiyah

17 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam sebuah riset yang dilakukan MOSAIC tahun 2022 mendapati te....

Suara Muhammadiyah

19 February 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pendidikan Khusus Kepala Sekolah/Madrasah (Diksuspala) sebagai ru....

Suara Muhammadiyah

14 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - ALBHA (Alumni Bimbingan Haji ‘Aisyiyah) Kota Yogyakarta 2025 ....

Suara Muhammadiyah

16 September 2025