PALEMBANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Sumatera Selatan sukses menyelenggarakan kegiatan "Konsolidasi Organisasi" pada Tingkat Pimpinan Daerah Aisyiyah Palembang (PDA), yang bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 1 Palembang pada Sabtu, 14 Februari 2026 (bertepatan dengan 26 Sya'ban 1447 H). Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan kader dari berbagai tingkat struktural mulai PRA, PCA dan PDA serta para perwakilan pengurus dari Amal Usaha Aisyiyah.
Ketua PDA Kota Palembang, Malida Somadi, M.Pd., dalam laporannya menegaskan bahwa konsolidasi ini bukan sekedar pertemuan rutin, melainkan momentum evaluasi dan penguatan internal. Beliau mengajak seluruh kader untuk berpegang teguh pada tali agama Allah dan menghindari perpecahan.
“Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh program kerja (proker) di sisa masa kerja ini. Meski dengan keterbatasan yang ada, PDA Palembang akan terus bersinergi dengan PWA Sumatera Selatan demi kemaslahatan umat,” ujar Bu Malida dengan penuh optimisme.
Apresiasi tinggi datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palembang, Alpian BR yang mewakili Pengurus PDM Kota Palembang. Dalam Pernyataannya, beliau menekankan pentingnya akhlak dalam berorganisasi sebagaimana tersirat dalam QS. Ali Imran: 159.
Beliau berpesan agar seluruh kader Aisyiyah senantiasa melembutkan hati dan menghindari sikap semena-mena, baik secara individu maupun organisasi. "Jika terjadi hal-hal yang kurang baik, baik secara fisik maupun jiwa, maka maafkanlah dan mohonkanlah pengampunan bagi sesama. Jangan bercerai-berai, karena kekuatan kita ada pada persatuan," pesannya.
Acara ditandai pembukaan resmi oleh Ketua PWA Sumatera Selatan, Hanif El Islam,S.Pd.,MM . Beliau membakar semangat para kader dengan memaparkan urgensi memiliki ghirah (semangat) dalam ber-Aisyiyah.
Hanif menjabarkan lima karakter kunci Perempuan Berkemajuan, Berorganisasi dengan Nilai Islam Berkemajuan, Iman dan Taqwa, Berbasis Akar Rumput, Cerdas dan Peduli, Wadah Dakwah Nyata: Mengingat usia Aisyiyah yang telah mencapai 109 tahun, organisasi ini terbukti menjadi wadah paling tangguh bagi perempuan untuk bergerak bersama.
“Kuatkan ideologi Aisyiyah, Kita adalah bagian dari sejarah besar yang telah memberikan bukti nyata selama lebih dari satu abad. Teruslah bergerak dan menebar manfaatnya,” pungkas Hanif.
Adapun para peserta menerima pembekalan intensif yang terbagi ke dalam lima materi utama guna memperkuat fondasi gerakan 'Aisyiyah di Palembang; Kepemimpinan: Fokus pada penguatan karakter pemimpin perempuan yang adaptif, visioner, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Berkemajuan, Pelatihan Administrasi dan Kesekretariatan: Menitikberatkan pada standarisasi sistem persuratan dan pendataan yang profesional agar birokrasi organisasi lebih efisien dan teratur, Pelatihan Administrasi Keuangan: Memberikan edukasi mengenai pengelolaan dana organisasi yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah serta standar akuntansi yang berlaku.
Kemudian Pendidikan Berkarakter dan Antisipasi Bullying di Sekolah: Materi ini menjadi sorotan utama karena relevansinya dengan isu terkini, di mana 'Aisyiyah berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan (bullying), Ideologi 'Aisyiyah: Sebagai materi pamungkas, peserta diajak menyelami kembali akar perjuangan organisasi untuk mempertebal keyakinan dan militansi kader dalam berkhidmat.
Harapan dari kegiatan ini, bahwa keberhasilan konsolidasi ini akan diukur dari implementasi nyata di tingkat pimpinan masing-masing. Dengan terselenggaranya konsolidasi ini, PWA 'Aisyiyah Sumatera Selatan optimis dapat mewujudkan kesatuan langkah, kesamaan visi, dan soliditas yang lebih kuat dalam menjalankan roda organisasi serta menebar manfaat bagi umat dan bangsa.(ling)

