Korporasi Sosial, Watak Bisnis Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

5 February 2026

749
Prof Dr H Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Cris

Prof Dr H Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Perubahan zaman menuntut semua pihak harus beraklimatisasi sedemikian rupa. Demikian halnya dalam konteks menjalankan bisnis di Muhammadiyah.

Bagi Muhadjir Effendy, ciri khas bisnis Muhammadiyah berbeda dengan yang lainnya. "Untungnya bukan untuk diri masing-masing di Muhammadiyah, tapi untuk organisasi Muhammadiyah," ungkap Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Sungguh demikian telah menjelma menjadi urat nadi jejak langkah Muhammadiyah. "Sudah dibangun oleh yang jalan 100 tahun lebih," singkapnya saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata PP Muhammadiyah, Kamis (5/2) di Hotel Hyatt Yogyakarta, Palagan Tentara Pelajar, Sleman.

Dikerucutkan lagi oleh Muhadjir, ciri watak utama Muhammadiyah itu sebagai Social Corporation. "Jadi korporasi sosial, bukan private corporation," terangnya.

Maknanya kemudian, bisnis yang dijalankan oleh Muhammadiyah bukan untuk mencari keuntungan diri sendiri. "Dikembalikan untuk kepentingan masyarakat," tekannya.

Di situlah karakteristik watak dakwah Muhammadiyah. "Muhammadiyah itu inklusif," jelasnya. Bukan sebaliknya, eksklusif. Dengan demikian, bisnis Muhammadiyah orientasinya menyemai benih kemaslahatan.

"Untuk masyarakat luas, tidak untuk warga Muhammadiyah atau umat Islam saja, tapi untuk seluruh rakyat Indonesia," tegas Muhadjir.

Karena itu, pilar ketiga Persyarikatan yakni ekonomi meniscayakan gerakan prioritas. Bagi Muhadjir, banyak hal yang bisa dijalankan, pelan tapi pasti, dengan pilar ketiga ini.

"Dan ini terus kita dorong. Kita upayakan agar pilar itu segera terbangun dengan kokoh," urainya.

Terlebih lagi, pilar ketiga sudah berjalan selama 10 tahun. "Menetapkan diri, bukan ditetapkan, bertekad menjadikan ekonomi sebagai pilar ketiga setelah pendidikan dan kesehatan," jelasnya.

Maka, Muhadjir mengajak semua pengurus MEBP untuk menguatkan komitmen untuk mengejawantahkan pilar ketiga tersebut dalam denyut kehidupan secara keseluruhan. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kurikulum Outcome Based Education (OBE) menuntut kemampuan ma....

Suara Muhammadiyah

28 December 2024

Berita

KOTAWARINGIN TIMUR, Suara Muhammadiyah - Masjid dan mushola merupakan rumah ibadah umat Islam yang b....

Suara Muhammadiyah

16 April 2025

Berita

BANJAR, Suara Muhammadiyah – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Banjar menggelar kegia....

Suara Muhammadiyah

29 March 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyebarkan pesan perdamai....

Suara Muhammadiyah

19 July 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Musim haji segera tiba. Segenap calon jamaah haji bersiap menyambut den....

Suara Muhammadiyah

17 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah