Kreatif! Siswa SMPM 11 Jakarta Panen Sayuran Dari Hidroponik

Suara Muhammadiyah

16 April 2025

2296
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kolaborasi yang erat antara guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 11 Pejompongan Jakarta membuahkan hasil yang membanggakan. Dalam program Pertanian Hidroponik yang digagas sebagai bagian dari implementasi Sekolah Adiwiyata, sekolah ini berhasil memanen berbagai jenis tanaman, termasuk selada dan sawi pakcoy (naybay).

Panen raya yang berlangsung pada Selasa (15/04/2025) menjadi bukti nyata bahwa pendidikan lingkungan hidup dan kewirausahaan bisa diterapkan secara langsung dan efektif di sekolah. Acara panen ini turut dihadiri oleh wakil ketua dikdasmen PCM Tanah Abang 2, Ketua Dikdasmen PDM Jakarta pusat, dan Pengawas Sekolah.

Kegiatan ini dikelola oleh Dede Zaenudin, SPd, MPd, bersama para siswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik.
Menurut Dede, hidroponik dipilih karena dinilai lebih efisien dalam hal biaya dan waktu pengelolaan serta mudah diadaptasi di lingkungan sekolah yang terbatas lahannya. 

Wakil Ketua Dikdasmen PCM Jakata Pusat, Intan, MPd, memberikan apresiasi sekaligus dorongan agar program ini terus dikembangkan."Ide ini sangat bagus. Saya sarankan agar ke depannya hasil panen bisa dijual ke masyarakat luas sebagai bagian dari pengembangan kewirausahaan siswa," ujarnya.

Sementara itu, Leli, MPd, selaku pengawas sekolah menekankan pentingnya kesadaran lingkungan sejak dini. "Menanam tanaman di sekitar kita adalah bentuk ibadah. Setiap benih yang tumbuh membawa pahala dan kebahagiaan tersendiri," ungkapnya.

Usman Andrianto, SE, MM., Ketua Dikdasmen PDM Jakarta pusat menyampaikan kebanggaannya atas terobosan yang dilakukan SMP Muhammadiyah 11 Pejompongan. "Sekolah ini telah berinovasi lebih cepat dibanding sekolah Muhammadiyah lainnya. Ini bisa menjadi contoh dan inspirasi, terutama dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan siswa," katanya.

Sebagai penutup, Intan juga menambahkan bahwa sekolah Muhammadiyah harus terus menanamkan cinta lingkungan kepada siswa. "Gunakan barang-barang bekas seperti galon air untuk media tanam. Kembangkan kreativitas dan tanamlah lebih banyak sayuran serta tanaman hijau lainnya," jelasnya.

Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik dalam pendidikan yang melibatkan aspek lingkungan, keterampilan hidup, dan karakter dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi siswa tetapi juga 
untuk masyarakat sekitar. (Humas/n)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TULUNGAGUNG, Suara Muhammadiyah – 113 menjadi usia Muhammadiyah saat ini. Di sinilah titik vit....

Suara Muhammadiyah

9 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Yogyakar....

Suara Muhammadiyah

28 July 2024

Berita

MEXICO CITY, Suara Muhammadiyah - Dokter spesialis anak asal Aceh sekaligus menjabat sebagai Wakil K....

Suara Muhammadiyah

21 May 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Pos Binaan Terpadu Asy Syifa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pe....

Suara Muhammadiyah

20 December 2023

Berita

BATU, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Saad Ibrahim menyampaikan....

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah