Mahasiswa S3 UHAMKA Ajak Siswa SMA Muhammadiyah 1 Tegal Cintai Budaya Lokal

Suara Muhammadiyah

9 January 2026

650
Istimewa

Istimewa

TEGAL, Suara Muhammadiyah — Setelah sebelumnya menjadi narasumber pada seminar internasional di Chiang Mai University, Thailand, dalam rangka The Fifth APPBIPA Thailand Conference dengan tema “75 Years of Indonesia–Thailand Diplomatic Relations”, Hendra Apriyadi kembali menginisiasi kegiatan literasi berbasis budaya. Dalam paparannya di Thailand, Hendra menekankan pentingnya pelibatan budaya lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis deskripsi.

 

Hendra Apriyadi selaku mahasiswa pada Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana Universitas Prof. Dr. Hamka sekaligus dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UHAMKA menggiatkan Pelatihan Menulis Deskripsi Berbasis Digital dengan Pendekatan Budaya Lokal Tegal. Kegiatan diselenggarakan di Aula SMA Muhammadiyah 1 Tegal pada 8 Januari 2026 dan diikuti oleh puluhan siswa, guru Bahasa Indonesia, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, serta Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan.

 

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Tegal, Mohammad Sulaiman, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan upaya nyata dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus meningkatkan literasi menulis di bidang kearifan lokal.

 

“Tegal merupakan daerah yang kaya akan budaya lokal. Pelatihan ini menjadi sarana mengenalkan dan menguatkan karakter siswa melalui nilai-nilai budaya. Ini merupakan bagian dari ikhtiar pendidikan karakter di sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra Apriyadi, S.Pd., M.Pd., selaku narasumber menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan literasi menulis siswa melalui pengenalan budaya lokal Tegal sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu mengenali, mendeskripsikan, dan mengapresiasi budaya daerahnya secara lebih mendalam.

Di sisi lain, aspek digitalisasi tampak dalam proses pembelajaran. Siswa memanfaatkan smart TV untuk menyaksikan secara langsung contoh budaya lokal melalui tayangan video dari YouTube serta dokumentasi budaya Tegal lainnya. Pemanfaatan media digital tersebut membantu siswa memperoleh gambaran visual mengenai objek budaya sehingga memudahkan mereka dalam menyusun teks deskripsi yang lebih akurat, detail, dan kontekstual. Selanjutnya, siswa sambil menyimak menulis deskripsi. Setelah itu, hasil karya dipublikasikan melalui media digital berupa website sekolah serta buletin digital. Guru Bahasa Indonesia memberikan umpan balik dan mengomentari hasil karya siswa. (Humas Muhata)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Ajang Adu Prestasi Pelajar Muhammadiyah se Indonesia MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Panitia Olympic....

Suara Muhammadiyah

13 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Badan Pembinaan dan Pengembangan Kemahasiswaan Karir dan Alumni (BPPKK....

Suara Muhammadiyah

4 August 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Jelang Pemilihan Umum 2024, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakar....

Suara Muhammadiyah

11 January 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menghasilkan kader ikatan yang peduli terhadap lingkungan ....

Suara Muhammadiyah

21 July 2024

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Suasana di halaman TK Utama Aisyiyah Palembang tampak berbeda ....

Suara Muhammadiyah

24 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah