Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Aceh Gelar Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak

Suara Muhammadiyah

2 August 2026

169
Foto Dok SM

Foto Dok SM

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Aceh bekerja sama dengan Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kota Banda Aceh menyelenggarakan Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak (GACA), Sabtu, 1 Agustus 2026 di Aula kampus Universitas Ahmad Dahlan Aceh, Punge Blang Cut sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemenuhan hak anak melalui pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pengembangan kreativitas dan potensi anak sejak usia dini.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta tersebut diawali dengan registrasi, dilanjutkan pembukaan yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars 'Aisyiyah, laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Siti Hasanah, Sst. MKM.

Dalam laporannya, Siti Hasanah menyampaikan  rasa syukur atas terlaksananya acara ini, "Peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya menjadi agenda tahunan, melainkan momentum untuk menguatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam memenuhi hak-hak anak. Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang yang aman, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Ketika anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan untuk berkembang, sesungguhnya kita sedang menyiapkan pondasi bagi lahirnya generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan."

Selain itu,  ada pula sambutan dari Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kota Banda Aceh,  Armanisah, SE. Acara ini resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Aceh, Ashraf, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, Ashraf menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam mendidik generasi masa kini bukan hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga menanamkan adab sebagai fondasi utama pembentukan karakter.

"Hari ini kita hidup di era ketika anak-anak begitu mudah mengakses berbagai informasi melalui teknologi. Oleh karena itu, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual. Yang paling utama adalah adab. Sebab, ketika seorang anak memiliki adab yang baik, ia akan mampu menghormati orang tua, guru, dan sesama, memiliki kepedulian sosial, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupannya. Ilmu tanpa adab akan kehilangan arah, sedangkan adab akan membimbing ilmu agar memberi manfaat bagi diri, masyarakat, dan bangsa," ujar Ashraf.

Menurut Ashraf, keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak, sedangkan sekolah dan organisasi masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memperkuat pendidikan karakter yang telah dibangun di rumah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat kolaborasi dalam melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Lebih lanjut, Ashraf juga menyampaikan gagasannya agar 'Aisyiyah Aceh mulai mempersiapkan pendirian Sekolah Dasar (SD) 'Aisyiyah sebagai bagian dari penguatan amal usaha di bidang pendidikan. Menurutnya, kehadiran SD 'Aisyiyah akan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga berkarakter Islami sejak usia dini.

Ia menilai pendidikan dasar merupakan fase paling penting dalam pembentukan kepribadian anak. Karena itu, 'Aisyiyah perlu memiliki lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, penguatan adab, pembiasaan ibadah, kepemimpinan, serta kepedulian sosial dalam proses pembelajaran. Gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bersama seluruh jajaran persyarikatan sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Aceh yang berkemajuan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang berlangsung secara bersamaan, yakni lomba mewarnai, lomba Tahfidz Al-Qur'an Juz 30 (Surah An-Nas hingga Ad-Dhuha), lomba Story Telling, dan estafet air dalam botol. Seluruh perlombaan dirancang untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kecintaan terhadap Al-Qur'an, sekaligus melatih keberanian, sportivitas, disiplin, dan kerja sama antaranak.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak merupakan bagian dari ikhtiar Majelis Kesejahteraan Sosial dalam menghadirkan ruang yang aman, menyenangkan, dan mendidik bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga belajar membangun rasa percaya diri, menghargai sesama, dan menumbuhkan semangat belajar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman para pemenang serta penyerahan hadiah kepada peserta terbaik dari setiap cabang perlombaan. Keceriaan anak-anak dan antusiasme para orang tua menjadi penanda bahwa peringatan Hari Anak Nasional dapat menjadi ruang kolaborasi yang positif antara keluarga, organisasi masyarakat, dan dunia pendidikan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Oriza Saphrina, S.H. selaku ketua MKS PWA Aceh mengungkapkan, melalui Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak (GACA), Majelis Kesejahteraan Sosial PW 'Aisyiyah Aceh bersama PD 'Aisyiyah Kota Banda Aceh berharap semangat perlindungan dan pemenuhan hak anak tidak berhenti pada peringatan Hari Anak Nasional semata, tetapi terus diwujudkan melalui program-program yang berkelanjutan. Dengan mengedepankan pendidikan berbasis adab, penguatan karakter, serta pengembangan potensi anak sejak dini, 'Aisyiyah optimistis dapat berkontribusi melahirkan generasi Aceh yang cerdas, berintegritas, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Ia juga menjelaskan bahwa gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak (GACA) merupakan program Majelis Kesejahteraan Sosial 'Aisyiyah yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak melalui kegiatan edukatif, kreatif, dan religius, sekaligus memperkuat peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkemajuan. (Agusnaidi B/Riz/Ha)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kajian bertema “Mewujudkan Kepahlawanan dalam Era Kekinian&rdquo....

Suara Muhammadiyah

15 November 2025

Berita

BIREUEN, Suara Muhammadiyah - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen menyerah....

Suara Muhammadiyah

14 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi....

Suara Muhammadiyah

14 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dunia mengalami berbagai tantangan dengan perubahan teknologi yan....

Suara Muhammadiyah

2 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah men....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah