MDMC Tekankan Penguatan Relawan dan Kolaborasi dalam Forum PIT IABI 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
117
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadyah Disaster Management Center (MDMC) menegaskan pentingnya penguatan peran relawan lokal serta kolaborasi multipihak dalam respons bencana, khususnya pada penanganan bencana hidrometeorologi di Sumatra. Hal ini disampaikan dalam sesi Knowledge Sharing dalam rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) IABI ke-9 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Rabu (6/05).

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, menyampaikan bahwa dalam situasi bencana besar seperti di Aceh dan Sumatra, mobilisasi relawan tidak dapat hanya bertumpu pada pengiriman dari luar daerah. “Semua ingin membantu ke Aceh dan Sumatra, tetapi tidak mungkin seluruhnya datang ke lokasi. Karena itu, penguatan relawan lokal menjadi kunci, baik di tingkat nasional maupun dalam konteks kolaborasi internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan Muhammadiyah dalam respons bencana berjalan secara simultan, mulai dari asesmen, perencanaan, hingga mobilisasi sumber daya. Berbeda dengan mekanisme pemerintah yang berbasis penganggaran, Muhammadiyah menjalankan proses secara bersamaan di lapangan.

“Kami melakukan asesmen, merencanakan, sekaligus menghimpun dukungan. Meskipun MDMC bukan lembaga besar, peran lembaga swasta sangat penting. Tanpa keterlibatan tersebut, kondisi masyarakat di pengungsian bisa jauh lebih sulit,” tambahnya.

Dalam konteks koordinasi, MDMC juga menekankan pentingnya keberadaan Pos Koordinasi Nasional (Poskornas) sebagai pusat kendali respons. Poskornas berfungsi untuk memastikan koordinasi lintas wilayah dan lintas sektor berjalan efektif, sekaligus mengintegrasikan berbagai sumber daya yang terlibat dalam penanganan bencana.

Lebih lanjut, Budi Setiawan menyoroti bahwa pembelajaran dari respons bencana menunjukkan pentingnya kolaborasi yang kuat, baik di internal Muhammadiyah maupun dengan pemerintah dan lembaga lainnya. 

Pendekatan One Muhammadiyah One Response dinilai efektif dalam menyatukan langkah dan mempercepat respons di lapangan. Namun demikian, Ia mengingatkan bahwa transisi dari fase tanggap darurat menuju pemulihan perlu dilihat secara kontekstual. “Secara kebijakan mungkin sudah masuk tahap pemulihan, tetapi di lapangan belum sepenuhnya demikian. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

Selain itu, aspek peningkatan kapasitas melalui pelatihan juga menjadi fokus penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kualitas respons ke depan. MDMC menilai bahwa investasi pada pelatihan relawan dan penguatan sistem menjadi langkah strategis dalam menghadapi bencana yang semakin kompleks.

Sementara itu, Rahmawati Husein menambahkan bahwa tata kelola penanggulangan bencana di setiap lembaga memiliki tantangan yang beragam. Oleh karena itu, forum seperti PIT IABI menjadi ruang penting untuk berbagi pengalaman, memperkuat koordinasi, serta merumuskan strategi yang lebih efektif dalam menghadapi risiko bencana di Indonesia.

Melalui forum ini, MDMC berharap dapat terus mendorong penguatan sistem respons yang kolaboratif, adaptif, dan berbasis pembelajaran, sehingga mampu memberikan layanan kemanusiaan yang lebih optimal bagi masyarakat terdampak bencana. (Budi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Setelah sukses menyelenggarakan Gladian Pemimpin Kuntum (DIANPINKU) unt....

Suara Muhammadiyah

9 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mewujudkan desa cerdas berbasis nilai dan ilmu pengetahuan kin....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi tuan rumah k....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

BUTON, Suara muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali meneguhkan komitm....

Suara Muhammadiyah

17 December 2025

Berita

CIANJUR, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu (21/8) digelar Gerakan Subuh Mengaji ( GSM) secara daring. A....

Suara Muhammadiyah

22 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah