Mendikdasmen Dukung TK ABA Ujung Tombak Pembentukan Karakter

Suara Muhammadiyah

5 April 2026

412
Istimewa

Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Keberhasilan program prioritas wajib belajar 13 tahun mutlak membutuhkan fondasi pendidikan prasekolah yang kuat. Pesan strategis ini ditegaskan Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu'ti ketika meresmikan fasilitas digital mandiri senilai miliaran rupiah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 31 Ngaliyan, Semarang, Sabtu (4/4/2026).  

Persyarikatan Muhammadiyah terus memelopori kemajuan pendidikan nasional sejak usia dini. Langkah konkret ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah melalui program prioritas wajib belajar 13 ahun. Oleh karena itu, penguatan basis pendidikan karakter Anak kini menjadi fokus utama gerak dakwah persyarikatan.

Selanjutnya, Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menegaskan peran vital fase prasekolah. Ia menilai masa belia sangat menentukan masa depan generasi bangsa. Oleh sebab itu, institusi seperti TK Aisyiyah Bustanul Athfal memiliki tanggung jawab dan peran strategis yang besar.

"Pendidikan yang paling menentukan adalah di tingkat prasekolah. Karakter anak di masa depan sangat bergantung pada apa yang mereka alami di masa belia ini," ujar Abdul Mu'ti didampingi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Drs.Wahyudi, M.Pd..

Kemudian, ia mengapresiasi inovasi pengelola sekolah tingkat cabang yang berani mengadopsi teknologi digital. Pemerintah bahkan memberikan dukungan langsung berupa perangkat Interactive Flat Panel (IFP). Fasilitas canggih ini memastikan ekosistem Pendidikan Muhammadiyah tidak pernah tertinggal oleh kemajuan zaman.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Usia dini

Kepala Sekolah TK ABA 31 Wonosari, Sutarmi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung baru ini. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi warga Ngaliyan.

Sementara itu, Ketua PCM Ngaliyan, Dr. H. Karnadi Hasan, M.Pd., memaparkan rencana besar pengembangan kawasan tersebut menjadi titik episentrum pendidikan Muhammadiyah yang terintegrasi.

"Kami ingin melakukan 'make-up' agar wajah pendidikan di sini menjadi ceria. TK ABA 31 akan menjadi barometer bagi sekolah lain dalam hal inovasi pembelajaran," jelas Karnadi Hasan di hadapan para tokoh masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua PWA Jawa Tengah, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., mengingatkan pentingnya tertib administrasi dan digitalisasi data organisasi. Ia mendorong agar setiap kader tetap bergerak ikhlas.

Momentum Peresmian TK ABA 31 Ngaliyan ini pun sukses memperkuat posisi Muhammadiyah sebagai pelopor pendidikan usia dini Semarang yang unggul dan modern. (Adib Abyan)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

RAJAAMPAT, Suara Muhammadiyah - Sebagai salah satu destinasi impian masyarakat lokal dan internasion....

Suara Muhammadiyah

11 March 2024

Berita

Latih dan Berdayakan Pemimpin Perempuan Berkemajuan di Kota Ambon AMBON, Suara Muhammadiyah - Ketua....

Suara Muhammadiyah

31 July 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menerima Surat Keput....

Suara Muhammadiyah

5 April 2024

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menjadi tuan rumah pel....

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Rakerwil II Lembaga Pengembangan UMKM PWM Jawa Tengah kali ini terasa....

Suara Muhammadiyah

19 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah