Menempatkan Politik Secara Proporsional

Suara Muhammadiyah

7 November 2023

1589
Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah.

Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah.

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 05 November 2023, bertempat  di STIKESMU Tegal, Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah. Para narasumber terkemuka dari latar belakang beragam telah menyajikan wawasan mendalam mengenai peran politik Muhammadiyah, mengarah pada cara-cara yang proporsional. 

Dibuka oleh Prof. Ma'mun Murod Al-Barbasyi, seorang tokoh dan Rektor dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, fokus acara adalah mengecangkan Gerakan Dakwah Kultural di Muhammadiyah. Beliau menyerukan mobilisasi kultural yang kuat kepada kader-kader Muhammadiyah yang terlibat dalam Pemilu Legislatif, dengan harapan suara warga Muhammadiyah didedikasikan bagi para kader sesuai dengan arahan Rakernas LHKP, "satu dapil satu kader." 

Pada sesi berikutnya, Wahyuddin Noor Aly dari ALEG Provinsi Jateng Fraksi PAN dan Zaenuddin Ahfandi, Calon Anggota Legislatif, menyoroti pentingnya menjadi kader politik yang tidak hanya bernilai tetapi juga memahami sistem pemilihan terbuka proporsional. Mereka memberikan pandangan yang kuat mengenai strategi politik yang harus diadopsi oleh kader Muhammadiyah. 

Prof. Zakiyuddin Baidhawy, seorang tokoh pendidikan dan Rektor IAIN Salatiga, menekankan pada pentingnya implementasi risalah Islam yang berkemajuan namun tetap berlandaskan pada ilmu pengetahuan. Beliau memperkuat hubungan antara agama dan pengetahuan sebagai landasan yang tak terpisahkan dalam memajukan politik yang proporsional. 

Dodok Sartono, Sekretaris PWM Jateng, menyoroti fokus PWM yang disebutnya sebagai "Komitmen, Kompak, Konsisten." Beliau menekankan maksimalisasi prinsip 3J (Jama'ah, Jam'iyah, dan Jariyah) dalam konteks Muhammadiyah Jateng, menggarisbawahi pentingnya solidaritas dan kesatuan dalam gerakan politik Muhammadiyah. 

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.30 tersebut memberikan pandangan yang holistik dan sistematis mengenai bagaimana Muhammadiyah di Kabupaten Tegal bisa memainkan peran yang lebih efektif dan proporsional dalam dunia politik. Pesan-pesan dari para narasumber menggambarkan arah yang jelas, memperkukuh visi mendudukkan politik secara proporsional dalam koridor Muhammadiyah. (Alvin)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Komitmen meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kembali ....

Suara Muhammadiyah

26 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa kesehata....

Suara Muhammadiyah

21 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Hanya perlu waktu satu jam pengecasan, betrik ergonomis, becak yang....

Suara Muhammadiyah

10 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isu keberlanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tidak ha....

Suara Muhammadiyah

23 October 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Hotel Santika Premiere menjadi saksi kebersamaan Majelis Pembin....

Suara Muhammadiyah

18 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah