Menempatkan Politik Secara Proporsional

Suara Muhammadiyah

7 November 2023

1622
Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah.

Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah.

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 05 November 2023, bertempat  di STIKESMU Tegal, Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah. Para narasumber terkemuka dari latar belakang beragam telah menyajikan wawasan mendalam mengenai peran politik Muhammadiyah, mengarah pada cara-cara yang proporsional. 

Dibuka oleh Prof. Ma'mun Murod Al-Barbasyi, seorang tokoh dan Rektor dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, fokus acara adalah mengecangkan Gerakan Dakwah Kultural di Muhammadiyah. Beliau menyerukan mobilisasi kultural yang kuat kepada kader-kader Muhammadiyah yang terlibat dalam Pemilu Legislatif, dengan harapan suara warga Muhammadiyah didedikasikan bagi para kader sesuai dengan arahan Rakernas LHKP, "satu dapil satu kader." 

Pada sesi berikutnya, Wahyuddin Noor Aly dari ALEG Provinsi Jateng Fraksi PAN dan Zaenuddin Ahfandi, Calon Anggota Legislatif, menyoroti pentingnya menjadi kader politik yang tidak hanya bernilai tetapi juga memahami sistem pemilihan terbuka proporsional. Mereka memberikan pandangan yang kuat mengenai strategi politik yang harus diadopsi oleh kader Muhammadiyah. 

Prof. Zakiyuddin Baidhawy, seorang tokoh pendidikan dan Rektor IAIN Salatiga, menekankan pada pentingnya implementasi risalah Islam yang berkemajuan namun tetap berlandaskan pada ilmu pengetahuan. Beliau memperkuat hubungan antara agama dan pengetahuan sebagai landasan yang tak terpisahkan dalam memajukan politik yang proporsional. 

Dodok Sartono, Sekretaris PWM Jateng, menyoroti fokus PWM yang disebutnya sebagai "Komitmen, Kompak, Konsisten." Beliau menekankan maksimalisasi prinsip 3J (Jama'ah, Jam'iyah, dan Jariyah) dalam konteks Muhammadiyah Jateng, menggarisbawahi pentingnya solidaritas dan kesatuan dalam gerakan politik Muhammadiyah. 

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.30 tersebut memberikan pandangan yang holistik dan sistematis mengenai bagaimana Muhammadiyah di Kabupaten Tegal bisa memainkan peran yang lebih efektif dan proporsional dalam dunia politik. Pesan-pesan dari para narasumber menggambarkan arah yang jelas, memperkukuh visi mendudukkan politik secara proporsional dalam koridor Muhammadiyah. (Alvin)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GIRISUBO, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka semarak menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1445 H ....

Suara Muhammadiyah

3 February 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Sejumlah 17 Kepala Sekolah dan Madrasah PDM Kabupaten Cilacap pada Sab....

Suara Muhammadiyah

21 July 2026

Berita

KETAPANG, Suara muhammadiyah– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (KEMENDIKDASMEN) bersa....

Suara Muhammadiyah

12 February 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) yang baru Fadjry Juf....

Suara Muhammadiyah

15 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Semarak Milad Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang ke-43 ....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah