Muhammadiyah Berkomitmen Menjaga Netralitas di Pemilu 2024

Publish

17 November 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1648
Dok. SM

Dok. SM

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam menghadapi Pemilu 2024, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan konsolidasi nasional bersama seluruh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia (16/11). Konsolidasi tersebut membahas tiga hal. Pertama, bagaimana Muhammadiyah menyikapi dan mengantisipasi serta mengambil kebijakan terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Kedua, konsolidasi organisasi. Ketiga, penggalangan dana abadi pendidikan yang akan dilaunching pada puncak acara Milad Muhammadiyah ke-111 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. 

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa secara kelembagaan Muhammadiyah telah menyiapkan diri untuk ikut mensukseskan Pemilu 2024. Salah satunya berkomitmen untuk tetap menjaga netralitas dengan cara membangun komunikasi dengan seluruh pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden serta seluruh partai politik peserta Pemilu. 

Selain itu Muhammadiyah juga memberikan kebebasan kepada seluruh pimpinan dan anggota yang ingin masuk ke dalam tim pemenangan salah satu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, atau maju sebagai anggota legislatif. Dengan catatan, mereka yang berstatus sebagai pimpinan Persyarikatan atau pimpinan amal usaha dinyatakan non aktif dari jabatan tersebut. 

“Jadi kalau ada rektor yang menjadi tim sukses dari salah satu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, ia non aktif dari jabatannya sebagai rektor. Begitu pula dengan pimpinan Persyarikatan dan pimpinan AUM,” ujarnya dihadapan para wartawan saat konferensi Pers di Universitas Ahmad Dahlan (17/11). 

Ia menambahkan bahwa PP Muhammadiyah telah mengirimkan undangan kepada tiga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden untuk melakukan dialog publik di tiga tempat yang telah ditentukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam dialog tersebut Muhammadiyah akan menitipkan aspirasi kepada masing-masing calon yang akan berkompetisi di Pemilu 2024 mendatang. 

Dialog publik akan dilaksanakan di tiga Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk pasangan Anies-Muhaimin, Universitas Muhammadiyah Jakarta untuk pasangan Ganjar-Mahfud, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk pasangan Prabowo-Gibran. 

Adapun tujuan diselenggarakannya dialog publik adalah untuk pendidikan politik bagi seluruh masyarakat. Mengkaji secara kritis visi, misi, dan program dari seluruh pasangan calon yang bertanding di gelanggang politik Tanah Air. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah- Dua siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menyab....

Suara Muhammadiyah

12 September 2023

Berita

Perkuat Budaya Akademik dan Kontribusi Riset  YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengakuan berge....

Suara Muhammadiyah

9 October 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - LazisMu Cilacap Penghimpunan Kurban RendangMu 1445 H, sejumlah Rp 246.....

Suara Muhammadiyah

19 June 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Klate....

Suara Muhammadiyah

6 December 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Acara Recon PR 2.0 yang diselenggarakan oleh Perhumas Muda Jakarta Ray....

Suara Muhammadiyah

3 October 2025