Muhammadiyah Sangat Membutuhkan Kehadiran Kader Kertarjihan

Suara Muhammadiyah

23 August 2025

949
Prof Dr H Syamsul Anwar, MA. Foto: Cris

Prof Dr H Syamsul Anwar, MA. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar mengingatkan, kehadiran Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang ciri khasnya gerakan dakwah berbasis amar makruf nahi mungkar. Dengan notabene gerakan dakwah, tidak berarti dakwah Muhammadiyah berlaku di masjid semata, tetapi spektrumnya sangat luas.

"Dakwah itu adalah keseluruhan usaha, upaya, program, dan perencanaan yang meliputi bidang kehidupan masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Yaitu masyarakat yang berkemajuan seperti ditegaskan dalam Risalah Islam Berkemajuan," ujarnya dalam Wisuda dan Pelepasan Thalabah Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) di Kampus 1 PUTM Kaliurang, Ngipiksari, Pakem, Sleman, DIY.

Corak dakwah itu berlaku di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, dan seluruh aspek kehidupan lainnya. Disamping, melakukan pengkajian ajaran Islam secara keseluruhan untuk menjadi tuntutan bagi masyarakat.

"Pada bidang pengkajian ini diperlukan kader-kader secara berkelanjutan. Muhammadiyah bisa saja mengambil dari luar. Tetapi di samping itu, Muhammadiyah memerlukan kader-kader yang dihasilkan oleh Muhammadiyah sendiri melalui pendidikan yang diselenggarakannya," jelasnya.

Di sinilah letak pentingnya PUTM. Kehadiran PUTM meniscayakan proses pengkaderan secara membumi, sehingga menghasilkan kader-kader Persyarikatan yang telah matang dan bersiap menjalankan dakwah di kehidupan nyata.

"Jadi ini (perkaderan) merupakan hal yang sangat penting. Bahkan di Majelis Tarjih saja, perekrutan kadernya juga berjenjang. Ada yang usia 80, 70, 60, dan seterusnya. Bahkan ada yang masih berusia 20 an, sudah direkrut di Majelis Tarjih," terangnya.

Dalam kesempatan itu, saat ini Muhammadiyah sangat membutuhkan kehadiran kader-kader Kertarjihan di akar rumput. Kebutuhan ini berkaitan erat dengan makin meluasnya jaringan pondok pesantren Muhammadiyah di berbagai wilayah.

"Kita memerlukan kader-kader Tarjih. Karena kita banyak pondok pesantren. Sekarang ada ratusan pesantren yang memerlukan kader-kader Tarjih. Karena pesantren-pesantren kita kalau kiblat Kertarjihannya tidak diasuh sedemikian rupa, itu nanti mencarinya maknanya. Karena itu perlu Kertarjihan," tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Pemagaran sepanjang 30,16 kilometer di kawasan laut Tangerang menjadi s....

Suara Muhammadiyah

22 January 2025

Berita

PADANG, Suara Muhamamdiyah - Implementasi MoU Bawaslu dengan LPP PP 'Aisyiyah, LPP PW 'Aisyiyah bers....

Suara Muhammadiyah

22 December 2023

Berita

ACEH BARAT DAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Barat Daya (PDM Abdya), Sela....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau dalam upayanya memper....

Suara Muhammadiyah

15 September 2024

Berita

Keren, SD Muhammadiyah Sapen Boyong 17 Medali Final OMNAS 2024 Tingkat Nasional SURABAYA, Suara Muh....

Suara Muhammadiyah

28 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah