Muhammadiyah Sangat Membutuhkan Kehadiran Kader Kertarjihan

Suara Muhammadiyah

23 August 2025

1035
Prof Dr H Syamsul Anwar, MA. Foto: Cris

Prof Dr H Syamsul Anwar, MA. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar mengingatkan, kehadiran Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang ciri khasnya gerakan dakwah berbasis amar makruf nahi mungkar. Dengan notabene gerakan dakwah, tidak berarti dakwah Muhammadiyah berlaku di masjid semata, tetapi spektrumnya sangat luas.

"Dakwah itu adalah keseluruhan usaha, upaya, program, dan perencanaan yang meliputi bidang kehidupan masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Yaitu masyarakat yang berkemajuan seperti ditegaskan dalam Risalah Islam Berkemajuan," ujarnya dalam Wisuda dan Pelepasan Thalabah Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) di Kampus 1 PUTM Kaliurang, Ngipiksari, Pakem, Sleman, DIY.

Corak dakwah itu berlaku di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, dan seluruh aspek kehidupan lainnya. Disamping, melakukan pengkajian ajaran Islam secara keseluruhan untuk menjadi tuntutan bagi masyarakat.

"Pada bidang pengkajian ini diperlukan kader-kader secara berkelanjutan. Muhammadiyah bisa saja mengambil dari luar. Tetapi di samping itu, Muhammadiyah memerlukan kader-kader yang dihasilkan oleh Muhammadiyah sendiri melalui pendidikan yang diselenggarakannya," jelasnya.

Di sinilah letak pentingnya PUTM. Kehadiran PUTM meniscayakan proses pengkaderan secara membumi, sehingga menghasilkan kader-kader Persyarikatan yang telah matang dan bersiap menjalankan dakwah di kehidupan nyata.

"Jadi ini (perkaderan) merupakan hal yang sangat penting. Bahkan di Majelis Tarjih saja, perekrutan kadernya juga berjenjang. Ada yang usia 80, 70, 60, dan seterusnya. Bahkan ada yang masih berusia 20 an, sudah direkrut di Majelis Tarjih," terangnya.

Dalam kesempatan itu, saat ini Muhammadiyah sangat membutuhkan kehadiran kader-kader Kertarjihan di akar rumput. Kebutuhan ini berkaitan erat dengan makin meluasnya jaringan pondok pesantren Muhammadiyah di berbagai wilayah.

"Kita memerlukan kader-kader Tarjih. Karena kita banyak pondok pesantren. Sekarang ada ratusan pesantren yang memerlukan kader-kader Tarjih. Karena pesantren-pesantren kita kalau kiblat Kertarjihannya tidak diasuh sedemikian rupa, itu nanti mencarinya maknanya. Karena itu perlu Kertarjihan," tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan secara resmi tel....

Suara Muhammadiyah

2 April 2026

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Guna memperkuat fondasi keilmuan, keagamaan, serta menyelarask....

Suara Muhammadiyah

8 June 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - 16 guru SD Aisyiyah Kamila Dinoyo Kota Malang mengikuti pelatihan pengu....

Suara Muhammadiyah

16 August 2024

Berita

BONDOWOSO, Suara Muhammadiyah - Kiprah Universitas Muhammadiyah Malang di bidang ketahanan pangan ta....

Suara Muhammadiyah

18 December 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Kekuatan sebuah gerakan dakwah tidak hanya terletak pada kuantita....

Suara Muhammadiyah

4 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah