Perkuat Kepedulian Sosial, UMY Berbagi 4.000 Takjil Gratis selama Ramadhan

Publish

19 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
479
Dok Istimewa

Dok Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bulan Ramadhan selalu menghadirkan semangat kebaikan yang mempererat kepedulian sosial. Berbagi tidak hanya dimaknai sebagai pemberian materi, tetapi juga wujud perhatian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang menjalani puasa di tengah aktivitas harian.

Memaknai nilai tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menggelar program pembagian takjil gratis bagi mahasiswa dalam menyambut Ramadhan 1447 H. Pembagian dimulai pada Rabu (18/2) dengan 4.000 porsi per hari dan berlangsung selama 20 hari. Takjil didistribusikan melalui dua skema, yakni drive thru di Selasar Gedung Ar Fachruddin A serta pembagian langsung di Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Kampus Terpadu UMY.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menjelaskan bahwa program ini rutin dilaksanakan setiap Ramadhan dengan mempertimbangkan aktivitas mahasiswa.

“Program ini dijalankan setiap hari selama kurang lebih 20 hari. Biasanya memasuki 10 hari terakhir, sebagian mahasiswa sudah mulai mudik sehingga pada hari ke-15 dan seterusnya jumlah penerima cenderung menurun. Rata-rata pelaksanaan efektif pada 20 hari awal Ramadhan karena saat itu mahasiswa masih aktif berkuliah dan beraktivitas di kampus,” jelasnya.

Dari sisi kualitas makanan, ia menekankan bahwa menu yang dibagikan tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga memperhatikan keseimbangan gizi, seperti protein, vitamin, karbohidrat, serta unsur nutrisi lainnya.

“Menunya kami upayakan bergizi seimbang. Ada protein, sayur-mayur, dan vitamin. Sumber protein juga diperhatikan, baik hewani maupun nabati. Jadi mahasiswa tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga mendapatkan asupan yang sehat setelah seharian berpuasa,” tambahnya.

Sementara itu, Lailia Alfi Nur Fathonah, mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2023, menilai layanan drive thru memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dengan mobilitas yang berbeda.

“Menurut saya sangat membantu. Dengan adanya dua layanan, justru lebih mempermudah. Mahasiswa yang membawa kendaraan bisa langsung mengambil tanpa harus turun. Sementara yang tidak membawa kendaraan tetap bisa mendapatkan takjil di masjid, bahkan bisa sekalian mengikuti pengajian atau berkumpul dengan teman. Jadi opsinya banyak dan memudahkan,” ungkap Lailia.

Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang karena dinilai memberikan dampak positif bagi mahasiswa.

“Harapannya tentu tetap berjalan setiap Ramadhan karena program ini sangat baik. Selain membantu mahasiswa yang mungkin belum sempat membeli makanan, ini juga menjadi bentuk kepedulian kampus,” tuturnya. (NF)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - Haidar Kadafi, siswa SMK Muhammadiyah Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawan....

Suara Muhammadiyah

4 April 2024

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan mengadakan kegiatan Perkemahan Hi....

Suara Muhammadiyah

9 December 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Obby Taufik Hiday....

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah  – Suasana Stadion Mandala Krida Ahad (17/5) sore penuh se....

Suara Muhammadiyah

18 May 2026

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Aceh beserta Orto....

Suara Muhammadiyah

7 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah