Perkuat Peran Dai Lawan Narkotika, Muchamad Arifin Kembangkan Display Bahan Ajar P4GN

Suara Muhammadiyah

18 December 2025

597
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menghadirkan karya kreatif berupa display bahan ajar Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai ikhtiar dakwah edukatif dalam merespons ancaman narkotika yang kian masif di tengah masyarakat.

Display bahan ajar ini disusun secara visual dan sistematis agar mudah dipahami, serta dilengkapi dengan buku pendamping yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan penyuluhan. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi alat bantu edukasi yang efektif bagi guru, penyuluh narkotika, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para aktivis P4GN, khususnya dalam menjangkau generasi yang selama ini rentan terjerumus akibat minimnya pemahaman terhadap bahaya narkotika.

Berdasarkan data terbaru Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tahun 2025, sepanjang Januari hingga Oktober tercatat 38.934 kasus narkoba berhasil diungkap secara nasional, dengan prevalensi pengguna mencapai sekitar 3,3 juta jiwa. Fakta ini menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika telah menjadi persoalan serius yang membutuhkan pendekatan hukum, sosial, dan edukasi secara beriringan.

Dalam konteks tersebut, dai memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkotika. Melalui mimbar-mimbar dakwah, majelis taklim, serta komunitas binaan yang didampingi secara berkelanjutan, para dai memiliki kedekatan emosional dan otoritas moral untuk menanamkan kesadaran, nilai ketahanan diri, serta tanggung jawab menjaga kehidupan dari kerusakan akibat narkotika.

Arifin menegaskan bahwa banyak generasi muda terperangkap dalam penyalahgunaan narkotika bukan semata karena faktor lingkungan, tetapi juga karena ketiadaan edukasi yang tepat dan berkelanjutan.

“Display ini diharapkan dapat menjadi alat edukasi yang tepat bagi para dai, guru, dan penyuluh narkotika, khususnya dalam menyadarkan generasi yang selama ini terjebak karena tidak memahami bahaya besar yang ditimbulkan narkotika terhadap masa depan mereka,” ujar Arifin, Kamis (18/12).

Lebih lanjut, display bahan ajar P4GN ini direncanakan akan diedarkan secara lebih luas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pada akhir tahun 2025, sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak di tingkat pusat maupun daerah sebagai media edukasi pendamping dalam kegiatan P4GN berbasis komunitas.

Melalui inisiatif ini, LDK PP Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan dakwah komunitas yang membumi, solutif, dan transformatif, dengan menjadikan edukasi P4GN sebagai bagian integral dari gerakan dakwah. Display bahan ajar ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dai, masyarakat, dan negara dalam membangun kesadaran kolektif serta melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)....

Suara Muhammadiyah

14 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Danurejan Bertakbir 2024 berlangsung meriah pada Ahad, 16 Juni 2024....

Suara Muhammadiyah

20 June 2024

Berita

OKU TIMUR, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat Infak dan sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupate....

Suara Muhammadiyah

27 August 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik ....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

  YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangkan teknologi media, terutama adanya media sosial....

Suara Muhammadiyah

9 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah