Perlunya Mental Mitigasi Hadapi Tantangan Global yang Kian Tak Pasti

Publish

28 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
52
Prof Dr Syafiq A Mughni, MA. Foto: Nadri

Prof Dr Syafiq A Mughni, MA. Foto: Nadri

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Pengajian Umum pada Jumat (24/04), bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng Raya, Jakarta Pusat. Tema yang diangkat berfokus pada perkembangan situasi di Timur Tengah dan relevansinya bagi kehidupan umat serta masyarakat global.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A Mughni menegaskan, Muhammadiyah sebagai organisasi sosial keagamaan memiliki kepedulian yang mendalam terhadap kondisi dunia saat ini. Ia menyatakan bahwa cita-cita Islam dan Muhammadiyah adalah terwujudnya dunia yang aman, damai, dan berkeadilan.

"Muhammadiyah adalah sebuah organisasi sosial keagamaan yang menginginkan dan bekerja bersama-sama untuk membangun dunia yang aman, damai, dan berkeadilan," ujar Syafiq.

Ia mengingatkan bahwa kekerasan, konflik, dan peperangan merupakan bagian dari sejarah umat manusia. Bahkan, lanjutnya, para malaikat pun telah mempertanyakan hal tersebut ketika Allah menyatakan akan menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 30.

Syafiq mendorong seluruh umat untuk tidak bersikap pasif di hadapan berbagai tantangan global. Meskipun konflik yang terjadi bukan bersumber dari dalam negeri, dampaknya tetap dirasakan oleh masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Ia mengutip firman Allah dalam surah Al-A'raf ayat 97 sebagai landasan teologis pentingnya kewaspadaan: "Afa amina ahlul qura ay ya'tiyahum ba'suna bayatan wa hum na'imun" yang artinya "apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami di malam hari ketika mereka sedang tidur?"

"Kita harus menanamkan mental mitigasi, mental yang kokoh untuk menghadapi kemungkinan situasi yang lebih buruk dari yang kita perkirakan," tegasnya.

Ia juga mengingatkan peringatan Allah dalam Al-Qur'an surah Al-Anfal ayat 25 agar umat beriman mewaspadai fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang zalim, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Hal ini, menurutnya, memperkuat urgensi bagi Muhammadiyah untuk terus bergerak dalam membangun kehidupan yang lebih resilien.

Pengajian ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh senior dan ilmuwan yang memiliki kompetensi di bidang hubungan internasional, perdamaian, dan kajian Timur Tengah, memperkuat nuansa akademis sekaligus keislaman dalam forum tersebut. (Naf)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menyambut bulan suci Ramadhan yang hampir tba dengan semangat, Lazi....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Bulan Ramadhan sering disebut dengan syahr al-tarbiyah, yakni su....

Suara Muhammadiyah

1 April 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr Abd Rakhim Nan....

Suara Muhammadiyah

23 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Keistemewaan Ramadhan bagi umat Islam adalah sebagai Madrasah Kehid....

Suara Muhammadiyah

2 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pembukaan dan Stadium General Darul Arqom Madya (DAM) PC IMM Djazma....

Suara Muhammadiyah

23 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah