Proteksi Ilahiyah Jadi Kekuatan Gerakan Dakwah Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
352
Fathurrahman Kamal, Lc., MSI. Foto: Cris

Fathurrahman Kamal, Lc., MSI. Foto: Cris

BATU, Suara Muhammadiyah - Perjalanan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjukkan capaian yang positif. Jika dirata-rata, prosentasenya pada tahun 2024 mencapai 90 persen, dengan kontribusi sebesar 83 persen terhadap kinerja keseluruhan PP Muhammadiyah.

“Kita bersyukur atas capaian ini. Bahkan kami mengadakan syukuran sederhana di Yogyakarta sebagai bentuk rasa terima kasih atas kerja keras seluruh jejaring tabligh di tanah air,” ujar Fathurahman Kamal, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Batu-Malang, Jawa Timur, Jumat (24/10).

Fathur menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif dan komitmen bersama seluruh jajaran Majelis Tabligh di wilayah dan daerah. “Ini menunjukkan bahwa sistem dakwah kita semakin terintegrasi dan solid,” tambahnya.

Demikian pergerakan dakwah Muhammadiyah. Yang dengan gamblang dikatakan Fathur, Muhammadiyah memiliki “proteksi Ilahiyah” yang membuat gerakan ini senantiasa dijaga oleh Allah. 

“Dinamika boleh terjadi, tapi siapa pemilik Muhammadiyah? Allah. Dan Allah yang menjaga gerakan ini selama kita menjaga instrumen yang Dia titipkan,” tegasnya.

Meskipun demikian, tantangan dakwah Muhammadiyah semakin kompleks, lebih-lebih mekarnya sekularisasi, dehumanisasi, scientisme, dan atheisme baru yang menggerus nilai spiritualitas. “Anak-anak kita kini menghadapi teror saintisme, menganggap kebenaran hanya berasal dari data empiris. Mereka mulai kehilangan nurani dan makna hidup,” ungkapnya.

Untuk itu, Fathur mengajak seluruh elemen Majelis Tabligh dan masyarakat Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas dakwah dengan pendekatan yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai spiritual sekaligus pengetahuan ilmiah agar generasi muda tidak terjebak dalam pandangan yang sempit dan kehilangan arah.

"Sudah saatnya kita menghadirkan majelis taklim lil-alamin yang dirasakan manfaatnya oleh siapa pun tanpa melihat latar belakang agama. Itulah esensi Islam rahmatan lil-‘alamin,” pungkasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Suasana haru dan bahagia menyelimuti aula pertemuan pada Ahad, (15/6) s....

Suara Muhammadiyah

15 June 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prodi Ilmu Administrasi Negara (ADN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Po....

Suara Muhammadiyah

13 September 2023

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Di jantung kota, di lingkungan komplek RS Roemani Muhammadiyah daerah....

Suara Muhammadiyah

26 September 2025

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Wilayah Muhammad....

Suara Muhammadiyah

24 June 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menanggapi perkembangan konsep dakwah Muhammadiyah, Ketua Umum Pimpi....

Suara Muhammadiyah

25 March 2024