Proteksi Ilahiyah Jadi Kekuatan Gerakan Dakwah Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

686
Fathurrahman Kamal, Lc., MSI. Foto: Cris

Fathurrahman Kamal, Lc., MSI. Foto: Cris

BATU, Suara Muhammadiyah - Perjalanan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjukkan capaian yang positif. Jika dirata-rata, prosentasenya pada tahun 2024 mencapai 90 persen, dengan kontribusi sebesar 83 persen terhadap kinerja keseluruhan PP Muhammadiyah.

“Kita bersyukur atas capaian ini. Bahkan kami mengadakan syukuran sederhana di Yogyakarta sebagai bentuk rasa terima kasih atas kerja keras seluruh jejaring tabligh di tanah air,” ujar Fathurahman Kamal, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Batu-Malang, Jawa Timur, Jumat (24/10).

Fathur menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif dan komitmen bersama seluruh jajaran Majelis Tabligh di wilayah dan daerah. “Ini menunjukkan bahwa sistem dakwah kita semakin terintegrasi dan solid,” tambahnya.

Demikian pergerakan dakwah Muhammadiyah. Yang dengan gamblang dikatakan Fathur, Muhammadiyah memiliki “proteksi Ilahiyah” yang membuat gerakan ini senantiasa dijaga oleh Allah. 

“Dinamika boleh terjadi, tapi siapa pemilik Muhammadiyah? Allah. Dan Allah yang menjaga gerakan ini selama kita menjaga instrumen yang Dia titipkan,” tegasnya.

Meskipun demikian, tantangan dakwah Muhammadiyah semakin kompleks, lebih-lebih mekarnya sekularisasi, dehumanisasi, scientisme, dan atheisme baru yang menggerus nilai spiritualitas. “Anak-anak kita kini menghadapi teror saintisme, menganggap kebenaran hanya berasal dari data empiris. Mereka mulai kehilangan nurani dan makna hidup,” ungkapnya.

Untuk itu, Fathur mengajak seluruh elemen Majelis Tabligh dan masyarakat Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas dakwah dengan pendekatan yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai spiritual sekaligus pengetahuan ilmiah agar generasi muda tidak terjebak dalam pandangan yang sempit dan kehilangan arah.

"Sudah saatnya kita menghadirkan majelis taklim lil-alamin yang dirasakan manfaatnya oleh siapa pun tanpa melihat latar belakang agama. Itulah esensi Islam rahmatan lil-‘alamin,” pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) menggelar ....

Suara Muhammadiyah

21 April 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Makassar menggelar kegiatan pengka....

Suara Muhammadiyah

16 November 2024

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Pengukuhan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Blimbing perio....

Suara Muhammadiyah

23 September 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Tanggal 29 Maret 2024, Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insan....

Suara Muhammadiyah

30 March 2024

Berita

LAMSEL, Suara Muhammadiyah - Berlangsung di pondok pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Candipuro Lam....

Suara Muhammadiyah

15 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah