Rakernas IGABA 2026 Kokohkan Kemandirian Organisasi Profesi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
150
Rakernas IGABA 2026

Rakernas IGABA 2026

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menguatkan visi dan misi organisasi, Pimpinan Pusat Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Atfal (IGABA) mengadakan Rakernas (Rapat Kerja Nasional) 2026 di BPMP DKI Jakarta (29 April - 1 Mei 2026). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkokoh Kemandirian IGABA dalam Melejitkan PAUD ‘Aisyiyah untuk Generasi Berkemajuan.”

Kegiatan ini dibuka oleh Nunuk Suryani Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI. Dalam sambutannya Nunuk mengapresiasi IGABA atas terdaftarnya sebagai organisasi profesi yang sah. Hal ini tentu semakin menguatkan bahwa IGABA sudah mandiri dan dalam jalur yang benar guna meraih kemandirian. 

Senada dengan itu, Fitniwilis Ketua Majelis PAUD Dasmen PPA menguatkan, bahwa IGABA sudah berusia 27 tahun, sudah saatnya mandiri dan mengembangkan sayapnya. “Hanya berbeda dengan organisasi profesi lain, IGABA lahir dari rahim persyarikatan Muhammadiyah, maka dalam gerak harus beriringan dengan Majelis (PAUD Dasmen),” tegasnya. 

Karenanya, lanjut Fitni, Rakernas ini juga dihadiri oleh Majelis dari 25 provinsi (Wilayah), tidak lain agar IGABA dan Majelis di masing-masing Wilayah berjalan bersama dan beriringan, tidak berjalan sendiri-sendiri. 

Bentuk program bersama IGABA dan Majelis khususnya dalam melahirkan kemandirian, salah satunya, Fitni menyebutkan, adalah pengisian aplikasi Si-Pena (Sistem Informasi Pendidikan ‘Aisyiyah) secara serentak dan masif. “Sebab Si-Pena akan menghasilkan data, dan dari data itu Majelis selaku pembina IGABA bisa melahirkan program dan kebijakan yang lebih efektif dan efisien serta prioritas,” ucapnya. 

Misalnya, Fitni mencontohkan, dari Si-Pena diperoleh data jumlah guru yang belum S1, juga guru yang belum sertifikasi, serta akreditasi lembaga yang belum baik. Maka kemudian Majelis bisa mengejar itu, IGABA juga bisa mengusulkan program. “Tapi semua program dan kebijakan tersebut berbasis data, tidak asal-asalan, dan sifatnya prioritas,” terang Fitni. 

Sebelumnya, pada sambutannya di awal acara, Eka Sri Pujianti juga menyampaikan ucapan syukur atas dua hal. Pertama, atas terdaftarnya secara resmi IGABA sebagai organisasi profesi. Kedua, atas lahirnya aplikasi Si-Pena yang dirancang guna menjawab kebutuhan PAUD ‘Aisyiyah secara nasional. 

Karenanya Eka menghimbau agar seluruh lembaga mendaftar, mengisi, juga melengkapi pendataan pada aplikasi Si-Pena tersebut. 

Selain itu, Eka juga berharap, agar rakernas ini benar-benar menjadi sara konsolidasi yang baik guna mempercepat seluruh program dan kegiatan IGABA kedepan. “Semoga kita bisa merangkai langkah nyata, dan semoga Allah meridhai langkah kita ini,” harapnya. (gsh)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Pada puncak Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar Pimpinan Wi....

Suara Muhammadiyah

23 November 2025

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Iqro Pimpinan Ranting Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

10 March 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Siang itu, Auditorium Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) tam....

Suara Muhammadiyah

22 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs HA Dahlan Rais, MHum me....

Suara Muhammadiyah

23 August 2024

Berita

Perlu Skill Sosial yang Unggul dalam Memajukan dan Membangun Peradaban Bangsa Indonesia JAKARTA, Su....

Suara Muhammadiyah

28 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah