Rakernas IGABA 2026 Kokohkan Kemandirian Organisasi Profesi

Suara Muhammadiyah

29 April 2026

558
Rakernas IGABA 2026

Rakernas IGABA 2026

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menguatkan visi dan misi organisasi, Pimpinan Pusat Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Atfal (IGABA) mengadakan Rakernas (Rapat Kerja Nasional) 2026 di BPMP DKI Jakarta (29 April - 1 Mei 2026). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkokoh Kemandirian IGABA dalam Melejitkan PAUD ‘Aisyiyah untuk Generasi Berkemajuan.”

Kegiatan ini dibuka oleh Nunuk Suryani Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI. Dalam sambutannya Nunuk mengapresiasi IGABA atas terdaftarnya sebagai organisasi profesi yang sah. Hal ini tentu semakin menguatkan bahwa IGABA sudah mandiri dan dalam jalur yang benar guna meraih kemandirian. 

Senada dengan itu, Fitniwilis Ketua Majelis PAUD Dasmen PPA menguatkan, bahwa IGABA sudah berusia 27 tahun, sudah saatnya mandiri dan mengembangkan sayapnya. “Hanya berbeda dengan organisasi profesi lain, IGABA lahir dari rahim persyarikatan Muhammadiyah, maka dalam gerak harus beriringan dengan Majelis (PAUD Dasmen),” tegasnya. 

Karenanya, lanjut Fitni, Rakernas ini juga dihadiri oleh Majelis dari 25 provinsi (Wilayah), tidak lain agar IGABA dan Majelis di masing-masing Wilayah berjalan bersama dan beriringan, tidak berjalan sendiri-sendiri. 

Bentuk program bersama IGABA dan Majelis khususnya dalam melahirkan kemandirian, salah satunya, Fitni menyebutkan, adalah pengisian aplikasi Si-Pena (Sistem Informasi Pendidikan ‘Aisyiyah) secara serentak dan masif. “Sebab Si-Pena akan menghasilkan data, dan dari data itu Majelis selaku pembina IGABA bisa melahirkan program dan kebijakan yang lebih efektif dan efisien serta prioritas,” ucapnya. 

Misalnya, Fitni mencontohkan, dari Si-Pena diperoleh data jumlah guru yang belum S1, juga guru yang belum sertifikasi, serta akreditasi lembaga yang belum baik. Maka kemudian Majelis bisa mengejar itu, IGABA juga bisa mengusulkan program. “Tapi semua program dan kebijakan tersebut berbasis data, tidak asal-asalan, dan sifatnya prioritas,” terang Fitni. 

Sebelumnya, pada sambutannya di awal acara, Eka Sri Pujianti juga menyampaikan ucapan syukur atas dua hal. Pertama, atas terdaftarnya secara resmi IGABA sebagai organisasi profesi. Kedua, atas lahirnya aplikasi Si-Pena yang dirancang guna menjawab kebutuhan PAUD ‘Aisyiyah secara nasional. 

Karenanya Eka menghimbau agar seluruh lembaga mendaftar, mengisi, juga melengkapi pendataan pada aplikasi Si-Pena tersebut. 

Selain itu, Eka juga berharap, agar rakernas ini benar-benar menjadi sara konsolidasi yang baik guna mempercepat seluruh program dan kegiatan IGABA kedepan. “Semoga kita bisa merangkai langkah nyata, dan semoga Allah meridhai langkah kita ini,” harapnya. (gsh)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Dengan tema "Membumikan Risalah Islam Berkemajuan. Menguatkan dan Memaju....

Suara Muhammadiyah

30 November 2023

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Melihat penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara mereka di Maroko, ....

Suara Muhammadiyah

20 September 2023

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Tenaga pengajar Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) Muhammad Rifa&r....

Suara Muhammadiyah

8 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dengan penuh semangat, H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi., P....

Suara Muhammadiyah

21 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ramadan sering dimaknai sebagai bulan pengendalian diri, kesederhanaan....

Suara Muhammadiyah

11 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah