Rakernas IGABA 2026 Kokohkan Kemandirian Organisasi Profesi

Suara Muhammadiyah

29 April 2026

498
Rakernas IGABA 2026

Rakernas IGABA 2026

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menguatkan visi dan misi organisasi, Pimpinan Pusat Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Atfal (IGABA) mengadakan Rakernas (Rapat Kerja Nasional) 2026 di BPMP DKI Jakarta (29 April - 1 Mei 2026). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkokoh Kemandirian IGABA dalam Melejitkan PAUD ‘Aisyiyah untuk Generasi Berkemajuan.”

Kegiatan ini dibuka oleh Nunuk Suryani Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI. Dalam sambutannya Nunuk mengapresiasi IGABA atas terdaftarnya sebagai organisasi profesi yang sah. Hal ini tentu semakin menguatkan bahwa IGABA sudah mandiri dan dalam jalur yang benar guna meraih kemandirian. 

Senada dengan itu, Fitniwilis Ketua Majelis PAUD Dasmen PPA menguatkan, bahwa IGABA sudah berusia 27 tahun, sudah saatnya mandiri dan mengembangkan sayapnya. “Hanya berbeda dengan organisasi profesi lain, IGABA lahir dari rahim persyarikatan Muhammadiyah, maka dalam gerak harus beriringan dengan Majelis (PAUD Dasmen),” tegasnya. 

Karenanya, lanjut Fitni, Rakernas ini juga dihadiri oleh Majelis dari 25 provinsi (Wilayah), tidak lain agar IGABA dan Majelis di masing-masing Wilayah berjalan bersama dan beriringan, tidak berjalan sendiri-sendiri. 

Bentuk program bersama IGABA dan Majelis khususnya dalam melahirkan kemandirian, salah satunya, Fitni menyebutkan, adalah pengisian aplikasi Si-Pena (Sistem Informasi Pendidikan ‘Aisyiyah) secara serentak dan masif. “Sebab Si-Pena akan menghasilkan data, dan dari data itu Majelis selaku pembina IGABA bisa melahirkan program dan kebijakan yang lebih efektif dan efisien serta prioritas,” ucapnya. 

Misalnya, Fitni mencontohkan, dari Si-Pena diperoleh data jumlah guru yang belum S1, juga guru yang belum sertifikasi, serta akreditasi lembaga yang belum baik. Maka kemudian Majelis bisa mengejar itu, IGABA juga bisa mengusulkan program. “Tapi semua program dan kebijakan tersebut berbasis data, tidak asal-asalan, dan sifatnya prioritas,” terang Fitni. 

Sebelumnya, pada sambutannya di awal acara, Eka Sri Pujianti juga menyampaikan ucapan syukur atas dua hal. Pertama, atas terdaftarnya secara resmi IGABA sebagai organisasi profesi. Kedua, atas lahirnya aplikasi Si-Pena yang dirancang guna menjawab kebutuhan PAUD ‘Aisyiyah secara nasional. 

Karenanya Eka menghimbau agar seluruh lembaga mendaftar, mengisi, juga melengkapi pendataan pada aplikasi Si-Pena tersebut. 

Selain itu, Eka juga berharap, agar rakernas ini benar-benar menjadi sara konsolidasi yang baik guna mempercepat seluruh program dan kegiatan IGABA kedepan. “Semoga kita bisa merangkai langkah nyata, dan semoga Allah meridhai langkah kita ini,” harapnya. (gsh)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Pusat Studi dan Pengembangan Perdamaian (PSPP) Nawang Wula....

Suara Muhammadiyah

14 January 2026

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Sosialisasi program kegiatan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Jawa T....

Suara Muhammadiyah

24 July 2024

Berita

METRO, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren (Pontren) Muhammadiyah At-tanwir adakan Kegiatan Forum ....

Suara Muhammadiyah

17 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa yang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Mandiri 3T (Te....

Suara Muhammadiyah

12 December 2023

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Sumatera Barat kembali menggelar k....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah