Ribuan Siswa SMP/MTs Muhammadiyah se-Surabaya Ikuti Praktik Manasik Haji

Publish

3 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
141
Praktik Manasik Haji SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya

Praktik Manasik Haji SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - ​Sebanyak 1.730 siswa dari 18 SMP dan MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya memadati Asrama Haji Sukolilo pada Selasa (3/2). Kehadiran mereka untuk mengikuti agenda tahunan Ujian Praktik Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam).

​Ketua Foskam SMP/MTs Muhammadiyah Surabaya, Drs H Ali Mujafal, MPdI menyampaikan, kegiatan ini merupakan program rutin yang terus dievaluasi setiap tahunnya. Berdasarkan evaluasi sebelumnya, program ini mendapat respons positif di atas 75% dari sekolah, siswa, maupun wali murid.

​"Anak-anak diharapkan paham apa itu rukun, wajib, hingga sunnah haji. Namun lebih dari itu, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, ketertiban, kerapian, kekompakan, hingga kesabaran," ujarnya.

​Peserta tahun ini, sebut Ali, mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya diikuti oleh 1.600 siswa, tahun ini tercatat sebanyak 1.730 siswa dari seluruh sekolah Muhammadiyah tingkat menengah di Surabaya turun ke lapangan.

​"Mudah-mudahan ini menjadi syiar kita bersama, sehingga sekolah Muhammadiyah terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya," harapnya.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, H Dikky Syadqomullah, MHES memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya praktik manasik haji massal tersebut. Menurut Dikky, kegiatan tahunan ini merupakan bentuk syiar agama yang luar biasa, sekaligus sarana edukasi praktis bagi generasi muda Muhammadiyah dalam memahami rukun Islam yang kelima.

​"Harapannya ke depan, anak-anak ini sudah siap secara fisik, mental, maupun rohani. Haji itu bukan hanya soal fisik, tetapi ada bentuk zikir di dalamnya. Dengan pelatihan ini, anak-anak kita terbiasa berzikir kepada Allah sejak dini," jelas Dikky.

​Selain sebagai bekal pribadi, Dikky menyebutkan bahwa pengajaran manasik sejak tingkat SMP bertujuan agar para siswa siap jika suatu saat harus mendampingi atau menggantikan peran orang tua dalam beribadah.

​"Kita tunjukkan bahwa anak-anak Muhammadiyah sudah siap ketika ada panggilan haji. Jika suatu saat orang tua berhalangan atau ada udzur, anak-anak ini sudah memiliki bekal ilmu untuk menggantikan," tandasnya. (Yuda)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah– Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikda....

Suara Muhammadiyah

19 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kebutuhan dokter spesialis di Indonesia hingga kini masih menjadi p....

Suara Muhammadiyah

21 January 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Suasana cerah dan panas matahari tak menyurutkan ratusan siswa S....

Suara Muhammadiyah

17 February 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 1 Prambanan dalam rangka menyongsong acara ASPD (Asesm....

Suara Muhammadiyah

28 January 2024

Berita

Festival HW Pengenal dan Penghela Tingkat Daerah Kabupaten Pekalongan PEKALONGAN, Suara Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

11 November 2024