Sayuti Jabat Ketua Dewas Dana Pensiun Muhammadiyah 2025-2030

Publish

14 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
311
Istimewa

Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rada Rabu, tanggal 12 Maret 2025, bertempat di Kantor Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah, telah dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dewan Pengawas, dimana Muhammad Sayuti, PhD, menggantikan Prof Zamroni, PhD.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Agung Danarto, MAg, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Hilman Latief, PhD, (online) Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Drs Marpuji Ali, MSi, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah.

Prof. Zamroni, Ph.D. mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Dewan Pengawas periode 2017-2025 seraya memohon maaf apabila saat mengemban amanah  ada hal-hal yang belum sesuai harapan. “Pengurus telah mengelola dana pensiun dengan baik, namun perlu terus meningkatkan kinerja terutama di bidang investasi” papar Zamroni. “Pengelolaan dana pensiun ke depan semakin menantang, seiring dengan semakin ketatnya regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan,”  lanjut  Zamroni. 

Dalam sambutan awal sebagai Ketua Dewan Pengawas, Muhammad Sayuti mengemukakan harapannya agar Dana Pensiun ke depan makin sehat dan terus tumbuh. “Dapen harus sehat dan mitra harus bertambah, karena Amal Usaha Muhammadiyah jumlahnya ribuan” ujar Sayuti.

Mewakili Pendiri Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah, Agung Danarto, menekankan pentingnya jiwa amanah bagi pengelola dana pensiun. “Saat ini, peserta Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah mencapai 8 ribu lebih dan aset mencapai Rp 644 miliar. Pengurus harus benar-benar prudent dalam mengelola aset, terlebih dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu seperti ini” pesan Agung Danarto. Beliau juga meminta agar Pengurus Dana Pensiun segera melakukan analisa mengenai kemungkinan perubahan program pensiun dari Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) kepada Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

Hadir secara online, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, meminta agar dewan pengawas lebih intens dalam mengawasi pengelolaan dana pensiun. “Pengawas jangan banyak toleransi, harus cerewet untuk perbaikan ke depan” pinta Hilman. 

Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Drs. H. Marpuji Ali, M.Si mengingatkan bahwa aset dana pensiun adalah aset peserta, bukan aset Persyarikatan Muhammadiyah. Oleh karena itu, harus dijaga sebaik-baiknya.

Dede Haris Sumarno, selaku Direktur Utama Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah, mengucapkan terima kasih kepada Prof. H. Zamroni, Ph.D. dan jajaran Dewan Pengawas Periode 2017-2025 yang senantiasa membina, mengawasi dan memberikan arahan kepada Pengurus sehingga Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Adapun susunan Dewan Pengawas Periode 2025-2030 adalah sebagai berikut: Muhammad Sayuti, Ph.D. (ketua), Mamik Mardyastuti, SE (sekretaris), Dr Yuli Isnaeni, MKep (anggota), Muhammad Isnawan, SE, MPH (anggota). (dhs)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Almamater SMA milik Siti Nurhalizah ternyata mirip dengan seragam k....

Suara Muhammadiyah

7 June 2024

Berita

Kolaborasi Kemendikti Saintek dan Gasing Academy JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muh....

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Masjid IQRO PRM (Pimpinan Ranting Muhamma....

Suara Muhammadiyah

28 March 2025

Berita

SYDNEY, Suara Muhammadiyah — Muhammadiyah New South Wales (NSW) Australia menggelar Musyawarah....

Suara Muhammadiyah

12 December 2023

Berita

Validasi dan Verifikasi Rekening Jadi Kunci Kelancaran Pencairan Tunjangan Guru Pemerintah melalui ....

Suara Muhammadiyah

28 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah