Semakin Banyak Memberi, Sekolah Semakin Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

1353
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SOLO, Suara Muhammadiyah - Pengajian Guru Karyawan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta edisi bulan Desember 2023 menghadirkan Ustadz Pamuji Raharjo Ketua Forum Komunikasi Kepala (FKK) SD/MI Muhammadiyah Jawa Tengah, Ahad (10/12/2023). 

Pengajian ini, bertempat di Rumah Sukardi Dalungan, Macanan, Kec. Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57762. Dalam kesempatan ini, Ustadz Pamuji, sapaan akrabnya, menyampaikan materi dengan mengawali ada dua bentuk nikmat yang disebutkan oleh Rasulullah SAW membuat manusia terlena hingga melupakannnya. 

“Kedua nikmat tersebut adalah kondisi sehat dan waktu luang,” ujarnya.
 
Pamuji menjelaskan, Punya kesemapatan tapi tidak sehat. Maka, oleh Allah kita diberikan nikmat kesehatan untuk kesyukuran. Sebelum nanti datangnya waktu ketika tidak sehat, mau apa-apa tidak sehat.

“Tantangan di dunia pendidikan berganti-ganti. Mendidik generasi sekarang itu tidak mudah, karena hanya guru yang memiliki sifat pendidik, yang mendidik dengan tulus. Jika engkau tidak tulus hati maka kamu tidak akan menjadi guru yang terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, kuncinya menjadi guru yang baik adalah guru yang tulus. Guru yang bisa meneladani dalam setiap aktivitas. 

“Misalnya, dalam rapat-rapat. Saya rapat dengan guru saya, saya sampaikan sudah siap belum? Handphohe dimasukkan di loker, kalau perlu di catat, karena di situ ada pendidikan,” jelas Kepala MIM Unggulan Suruhkalang, Karanganyar. 

Lanjut dia, pendidikan sekarang dan semakin ke sini tidak mudah.  “Anak-anak dahulu belum kenal handphone, tapi anak sekarang, anak balita nonton video di Youtube sudah kenal kata skip. Maka pendidikan sangat penting,” ungkap Pamuji.

Mubaligh yang dikenal humoris ini memberikan statemen pada jamaah yang hadir, terutama kepada pemangku sekolah, bahwa semakin banyak memberi guru, maka sekolah akan semakin maju. 

“Memberi kebaikan kepada orang lain intinya akan kembali kepada dirinya sendiri,” ujarnya Pamuji.

in ahsantum ahsantum li'anfusikum, wa in asa tum falaha, artinya: jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri.  

“Jika kamu berbuat keburukan, maka keburukan akan Kembali kepadamu sendiri. Kita jangan sedih, Ketika kita telah berbuat kebaikan ada yang senang ada yang tidak senang. Wis kepengen dadi guru apik wae kadang ra disenengi. Maka, yang paling penting adalah berbuat yang terbaik seperti SD Muhammadiyah 1 Ketelan telah melahirkan tokoh-tokoh besar dan nasional,” pungkasnya. (Jatmiko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BLITAR, Suara Muhammadiyah - Siswa-siswi SD Islam Aisyiyah Kalipang berhasil meraih prestasi gemilan....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Prof. Dr. H. Abd. Kadim Masaong, resmi dilantik sebagai Rektor Unive....

Suara Muhammadiyah

18 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pusat Syiar Digital Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi men....

Suara Muhammadiyah

29 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mewujudkan desa cerdas berbasis nilai dan ilmu pengetahuan kin....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Setelah 4 tahun berdiri, akhirnya KB Aisyiyah Maguwoharjo memiliki gedu....

Suara Muhammadiyah

16 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah