Siapkan Kader Ulama dan Ustaz, LP2M Sulsel Susun Pola Pengabdian Alumni PUTM dan PUPM

Suara Muhammadiyah

13 June 2026

328
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Penempatan alumni Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) dan Pendidikan Ustaz Pesantren Muhammadiyah (PUPM) menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Koordinasi Pengabdian Alumni yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan di Aula Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar, Sabtu (13/6/2026).

Rapat yang dihadiri pengurus LP2M PWM Sulsel tersebut bertujuan menyusun langkah strategis dalam penempatan alumni PUTM angkatan ke-12 dan alumni PUPM angkatan pertama pada berbagai pesantren Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.

Wakil Ketua PWM Sulsel, Dr. K.H. Abbas Baco Miro, menegaskan bahwa keberadaan kader ulama dan ustaz Muhammadiyah sangat penting untuk menjaga keberlangsungan dakwah dan pembinaan umat. Karena itu, penempatan alumni harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan Persyarikatan.

Menurutnya, alumni PUTM dan PUPM tidak hanya dibutuhkan di lingkungan pesantren, tetapi juga di masjid, ranting, dan cabang Muhammadiyah. Kehadiran mereka diharapkan mampu menggerakkan kegiatan keagamaan, pembinaan kader, serta memperkuat dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. K.H. Mawardi Pewangi, menekankan bahwa masa pengabdian alumni merupakan bagian penting dari proses kaderisasi Muhammadiyah.

Ia menjelaskan bahwa para alumni yang ditempatkan di pesantren nantinya tidak hanya berstatus peserta magang, tetapi akan menjalankan tugas sebagai guru dan tenaga pengajar. Untuk memperkuat tugas tersebut, PWM Sulsel akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) penugasan sehingga mereka memiliki legitimasi yang jelas dalam menjalankan amanah.

Mawardi juga mengingatkan agar seluruh pesantren penerima alumni memberikan pembinaan dan pendampingan yang baik. Menurutnya, penghargaan terhadap para kader, termasuk perhatian terhadap kebutuhan hidup mereka, menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pengabdian.

“Alumni harus merasa dihargai dan dibimbing. Mereka adalah aset Muhammadiyah yang sedang dipersiapkan untuk menjadi ulama, ustaz, dan pemimpin umat di masa depan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris LP2M PWM Sulsel, Dr. Muh. Ali Bakri, mengingatkan pentingnya dukungan terhadap pesantren yang memiliki keterbatasan sumber daya dan kemampuan finansial. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan para alumni juga perlu menjadi komitmen bersama agar pengabdian mereka dapat berjalan dengan maksimal.

Rapat koordinasi ini diharapkan melahirkan sistem penempatan dan pembinaan yang lebih terstruktur sehingga para alumni PUTM dan PUPM dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pesantren, masjid, dan Persyarikatan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H di halaman Masjid Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

30 May 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Korps Mubalighat ‘Aisyiyah (KMA) merupakan wadah bagi para Mu....

Suara Muhammadiyah

31 August 2025

Berita

LAMSEL, Suara Muhammadiyah - Berlangsung di pondok pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Candipuro Lam....

Suara Muhammadiyah

15 July 2024

Berita

Meriahkan Milad 'Aisyiyah ke-107 PONTIANAK, Suara Muhammadiyah - Tinggal menghitung hari peringatan....

Suara Muhammadiyah

24 March 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Tasyakuran Mila....

Suara Muhammadiyah

5 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah