MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin 'Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Silaturahim Orang Tua/Wali Santriwati Baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Indoor Ummul Mukminin, Sudiang Makassar, Ahad (12/7/2026).
Mengusung tema "Menguatkan Sinergi dan Menyatukan Visi Pesantren demi Mencetak Generasi yang Unggul, Kader Ulama dan Perempuan Berkemajuan", kegiatan ini menjadi momentum awal untuk membangun komunikasi, kepercayaan, serta kolaborasi antara pihak pesantren dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan santriwati.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, Ketua & Bendahara Badan Pembina Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin, Direktur Pondok Pesantren, Kiyai Pondok, jajaran pimpinan, dewan guru, karyawan, serta orang tua/wali santriwati baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan pesantren yang berkualitas melalui sinergi yang kuat antara lembaga dan keluarga.
Dalam sambutannya, Direktur Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin, Dra. Masriwaty Malik, M.Th.I., menyampaikan, rasa syukur atas kesempatan untuk bersilaturahim secara langsung dengan orang tua dan wali santriwati baru.
"Selamat datang kepada seluruh keluarga besar santriwati yang telah mempercayakan pendidikan putrinya di Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin," katanya.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga memaparkan berbagai capaian dan kegiatan yang telah dilaksanakan pesantren, di antaranya Tasyakuran Milad ke-40 Pondok Pesantren, Penamatan Santriwati, serta Wisuda Tahfidz sebagai bentuk komitmen pesantren dalam membina generasi Qurani yang unggul.
Lebih lanjut, Direktur menyampaikan bahwa saat ini Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin membina 1.276 santriwati dari berbagai daerah.
Beliau berharap seluruh santriwati baru dapat menjadikan pesantren sebagai rumah kedua.
"Tempat mereka tumbuh dalam lingkungan yang religius, nyaman, dan penuh kasih sayang," harapnya.
Beliau juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh aturan dan tata tertib pesantren sebagai bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak mulia yang menjadi ciri khas pendidikan di lingkungan pesantren.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin Prof. Dr. Sitti Aisyah Kara, M.A., Ph.D., menegaskan komitmen pesantren untuk menjaga amanah yang telah diberikan oleh orang tua dan wali santriwati.
"Amanah tersebut diwujudkan melalui peningkatan mutu layanan pendidikan, penguatan pembinaan karakter, serta pengembangan berbagai program unggulan pesantren," tambahnya.
Beliau juga menyampaikan tekad untuk mempertahankan akreditasi satuan pendidikan yang telah diraih, sekaligus menjaga predikat Pesantren Terbaik Ramah Anak sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada tumbuh kembang peserta didik. Selain itu, program Tahfidz Al-Qur'an terus menjadi salah satu program unggulan yang akan diperkuat sebagai bagian dari upaya mecetak generasi penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Mahmudah, M.Hum., turut menyampaikan amanat kepada seluruh orang tua dan keluarga besar pesantren.
Ia mengajak seluruh pihak untuk membangun sinergi yang erat dalam mendidik generasi muslimah yang beriman, berilmu, berkarakter, serta mampu menjadi kader ulama dan perempuan berkemajuan.
"Keberhasilan pendidikan di pesantren tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari keluarga melalui komunikasi, kepercayaan, dan kerja sama yang berkesinambungan," tuturnya.
Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan pelaksanaan Ikrar Santriwati sebagai bentuk komitmen para santriwati baru untuk menaati aturan pesantren dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
Selanjutnya, dilaksanakan Sosialisasi Buku Panduan Pembinaan Santriwati yang disampaikan oleh Wakil Direktur III, Hj. Maghfirah Mustamin, S.Th.I., M.Pd.I.
Sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai sistem pembinaan, tata tertib, serta pola pendampingan yang diterapkan selama proses pendidikan di pesantren.
Kegiatan ditutup dengan sesi Ta'aruf dan Dialog yang dipandu oleh Ketua Penjaminan Mutu Pondok Pesantren, Animsar Achmad, S.E., M.A. Melalui forum dialog ini, orang tua memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan pesantren, menyampaikan pertanyaan, serta berdiskusi secara terbuka mengenai berbagai aspek pembinaan santriwati.
Suasana dialog yang hangat dan interaktif menjadi wujud komitmen pesantren dalam membangun komunikasi yang baik dengan orang tua sebagai mitra utama dalam proses pendidikan. (*)

