Sinergi KKN Internasional Lintas Kampus, Beda Almamater Satu Pengabdian

Suara Muhammadiyah

12 September 2026

25
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Kerjasama Mahasiswa UMRI, PTIQ dan UNISA Bandung 

KUALA LUMPUR, Suara Muhammadiyah - Delapan mahasiswa dari tiga perguruan tinggi Indonesia menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di SB Aisyiyah Kampung Pandan, Kuala Lumpur, Malaysia, sejak akhir Juli hingga akhir Agustus 2026. Mereka berasal dari Universitas PTIQ Jakarta, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), dan Universitas Aisyiyah Bandung (UNISA Bandung), dengan latar belakang program studi yang berbeda-beda mulai dari komunikasi penyiaran Islam, psikologi Islam, sistem informasi, hingga kebidanan.

Periode pelaksanaan KKN masing-masing kampus tidak seragam. Empat mahasiswa PTIQ Jakarta yaitu Irsan Faris Tenrisau, Muhammad Ihsan, Muhammad Rifki, dan Awaluddin Syawal bertugas mulai 23 Juli hingga 18 Agustus 2026. Dua mahasiswa UMRI, Najmi Malikah Rizal dan Tsaniya Salsabilla, bertugas pada 1 hingga 29 Agustus 2026. Sementara dua mahasiswa UNISA Bandung, Raissa Pramesti Agustine dan Merrina Bellaya Zwesda, berada di lokasi pada 1 hingga 23 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ulmi Marsya dan didampingi Kepala Sanggar Ahmad Sururi.

Alih-alih menjalankan program secara terpisah, para mahasiswa memilih berkolaborasi lintas kampus dan lintas disiplin ilmu dalam mengisi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi 30 siswa sekolah dasar kelas 1 hingga 6 di sanggar tersebut. Perbedaan latar belakang keilmuan justru dijadikan kekuatan untuk menghadirkan materi belajar yang beragam sepanjang masa penugasan.

Rangkaian program dimulai pada 4 Agustus 2026, ketika mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam dari PTIQ Jakarta memberikan edukasi adab kepada siswa, dengan penekanan pada pembentukan karakter dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Pada hari yang sama, mahasiswa Kebidanan UNISA Bandung, Merrina Bellaya dan Raissa Pramesti, membawakan materi "Mengenali Nutrisi Baik bagi Tubuhku" bagi seluruh siswa kelas 1 hingga 6. Antusiasme dan rasa ingin tahu anak-anak terhadap topik nutrisi meningkat, meski panitia mencatat anak-anak mudah bosan bila pembelajaran tidak diselingi permainan.

Sepekan kemudian, tepatnya 11 Agustus 2026, giliran mahasiswa Psikologi Islam UMRI, Najmi Malikah Rizal, menghadirkan program "Stop Bullying" yang mengenalkan anak-anak pada bentuk-bentuk perilaku bullying, cara memahami perasaan orang lain, hingga pentingnya sikap saling menghargai. Ia juga menggagas kegiatan "Pohon Harapan", tempat anak-anak menuliskan harapan positif mengenai pertemanan dan lingkungan sekitar mereka.

Pada 12 Agustus 2026, Tsaniya Salsabilla dari program studi Sistem Informasi UMRI membawakan materi tentang dampak penggunaan gadget dan pengaturan durasi screen time yang baik. Anak-anak dilaporkan memahami pentingnya mengatur waktu penggunaan gawai, meski panitia mengakui tantangan berupa perhatian anak yang mudah teralihkan selama sesi berlangsung. Di hari yang sama, mahasiswa Kebidanan UNISA Bandung mengenalkan tari

tradisional dan lagu daerah "Gundul-Gundul Pacul" kepada siswa kelas 3 hingga 6, sekaligus mempersiapkan mereka mengikuti lomba tari daerah.

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI, kesibukan mahasiswa bertambah. Pada 16 Agustus 2026, mereka menjadi bagian dari panitia kegiatan pra-17-an yang digelar di Ruhama (Rumah Hamka Malaysia), hasil kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malaysia, dan Persatuan Pelajar Indonesia International Islamic University Malaysia (PPI IIUM). Berbagai perlombaan digelar, mulai dari tenis meja, bercerita, baca puisi, congklak, hingga PlayStation. Pada lomba baca puisi peringatan HUT RI yang diselenggarakan Muhammadiyah Malaysia tersebut, salah satu siswa kelas 4 binaan Najmi Malikah Rizal berhasil meraih juara 3.

Sehari berselang, pada 17 Agustus 2026, mahasiswa turut menjadi pembina dan pembimbing bagi anak-anak sanggar yang mengikuti kegiatan peringatan HUT RI yang diselenggarakan KKN Internasional PTIQ Jakarta, dengan lomba baca puisi, bercerita, menari, pidato, azan, dan menyanyi. Pada kesempatan ini, siswa kelas 4 yang sama juga meraih juara 2 lomba baca puisi. Sehari setelahnya, 18 Agustus 2026, masa penugasan empat mahasiswa PTIQ Jakarta resmi berakhir.

Program KBM kembali berlanjut pada 19 Agustus 2026 melalui dua kegiatan dari mahasiswa Kebidanan UNISA Bandung, yaitu "Fun Learning Literacy"—belajar membaca dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sambil bermain—serta "Monopoli Emosi", permainan edukatif untuk mengenalkan berbagai jenis emosi kepada anak. Pada kegiatan pertama, materi dinilai mudah dipahami meski konsentrasi anak-anak mulai teralihkan setelah sekitar 30 menit pertama. Adapun pada Monopoli Emosi, anak-anak menunjukkan antusiasme terhadap metode belajar baru, kendati waktu dan media permainan yang tersedia terbatas.

Puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI berlangsung pada 23 Agustus 2026 melalui upacara bendera di lapangan kampus International Islamic University Malaysia (IIUM), dilanjutkan dengan lomba tarik tambang, makan kerupuk, dan menghias tumpeng. Hari itu juga menjadi hari terakhir penugasan dua mahasiswa UNISA Bandung, Raissa Pramesti Agustine dan Merrina Bellaya Zwesda, di Kampung Pandan.

Sepekan terakhir sebelum program usai, tinggal Najmi Malikah Rizal dan Tsaniya Salsabilla dari UMRI yang bertahan di sanggar. Selama masa itu, keduanya mengambil alih seluruh kegiatan harian anak-anak, mulai dari mengarahkan wudu, mendampingi salat duha, memimpin doa dan zikir, mengaji juz amma, hingga kegiatan belajar mengajar—dengan pembagian kelas 1 sampai 3 oleh Tsaniya dan kelas 4 sampai 6 oleh Najmi. Program KKN Internasional ini resmi berakhir pada 29 Agustus 2026, bertepatan dengan selesainya masa penugasan mahasiswa UMRI.

Di luar kegiatan pendidikan dan perlombaan, para mahasiswa juga aktif membaur dengan masyarakat sekitar, antara lain mengikuti Pengajian Rutin Malam Ahad yang digelar Pimpinan Ranting Istimewa Aisyiyah (PRIA) Kampung Pandan, serta makan malam bersama warga setempat. Interaksi ini turut memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Najmi Malikah Rizal dari Psikologi Islam UMRI, membagikan pengalamannya selama menjalani KKN Internasional lintas kampus ini. "Pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari kampus dan jurusan yang berbeda ternyata sangat seru. Kami bisa saling menunjukkan potensi di bidang masing-masing sekaligus berkolaborasi menjalankan program kerja yang menarik," ujarnya.

Menurutnya, momen paling berkesan datang dari kedekatan dengan anak-anak sanggar. "Anak-anak di sana hangat sekali. Mereka suka tiba-tiba memeluk dan bilang, 'Ibu cantik', dan banyak bercerita," katanya. Tantangan terberat justru muncul pada pekan terakhir, ketika ia dan Tsaniya harus mengelola seluruh kegiatan sanggar berdua. "Biasanya kami hanya memegang satu kelas saat masih berkolaborasi dengan teman-teman PTIQ dan UNISA. Di pekan terakhir, kami berdua menghandle semua anak sanggar sendirian," ujarnya.

Ia menilai pengalaman ini memberi banyak pelajaran berharga. "Banyak sekali dan tak ternilai. Kami diperlakukan sangat baik oleh Bapak dan Ibu Kepala Sanggar, juga warga sekitar. Kami jadi kenal dekat dan menghabiskan waktu bersama teman-teman dari kampus yang berbeda, baik di dalam maupun di luar sanggar," katanya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan d....

Suara Muhammadiyah

21 February 2025

Berita

GAYO LUES, Suara Muhammadiyah - Lazismu dan MDMC Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya....

Suara Muhammadiyah

17 February 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah (PCTSPM) Universi....

Suara Muhammadiyah

28 May 2026

Berita

PEMATANG SIANTAR, Suara Muhammadiyah – Lima ribu jamaah ramaikan kegiatan tabligh akbar tiga o....

Suara Muhammadiyah

28 May 2024

Berita

MANGGARAI TIMUR, Suara Muhammadiyah – Semangat literasi dan dakwah membara di Gedung Pertemuan....

Suara Muhammadiyah

2 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah