Spirit Inklusivitas UMY, Mahasiswa Non-Muslim dan Internasional Ikuti OSDI

Suara Muhammadiyah

24 September 2025

784
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 4.300 peserta mengikuti Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI) 2025 yang digelar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Sportorium UMY, Selasa (23/9). Dari jumlah tersebut, 60 peserta merupakan mahasiswa non-Muslim dan 42 lainnya mahasiswa internasional. Keberagaman ini mencerminkan semangat inklusivitas UMY sebagai kampus Islam yang terbuka untuk semua kalangan.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menegaskan bahwa OSDI bukan hanya wadah untuk mempelajari nilai-nilai keislaman, tetapi juga sarana menanamkan sikap keterbukaan, kemanusiaan, dan penghargaan terhadap keberagaman.

“Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, membawa rahmat bagi seluruh semesta. Nilai yang kita tanamkan di sini adalah memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, orang lain, bangsa, dan negara,” ujarnya dalam sambutan.

Nurmandi menekankan bahwa UMY adalah rumah bersama, yang terbuka untuk siapa pun tanpa memandang agama maupun bangsa. Ia bahkan menyinggung latar belakang keluarganya yang berasal dari tradisi berbeda.

“Saya berasal dari Bangka Belitung. Nenek dan ibu saya beragama Buddha. Namun, saya tumbuh bersama nilai-nilai Muhammadiyah, dan hari ini saya berdiri di sini sebagai rektor UMY,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya meneladani perjuangan tokoh-tokoh bangsa dari Muhammadiyah, seperti Presiden Soekarno yang pernah menjadi Ketua Majelis Pendidikan Muhammadiyah di Bengkulu, Panglima Besar Jenderal Sudirman yang tetap berjuang meski sakit parah, serta Ir. Djuanda yang memperjuangkan Deklarasi Djuanda sehingga laut Indonesia diakui sebagai wilayah kedaulatan NKRI.

“Banyak tokoh Muhammadiyah menjadi pahlawan nasional karena nilai yang mereka perjuangkan adalah memberi manfaat dan mencerahkan. Itulah yang harus kalian serap sebagai mahasiswa baru,” tegasnya.

Dengan mengangkat tema literasi Islam, OSDI 2025 diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa baru untuk membangun tradisi intelektual yang kuat sekaligus menjunjung tinggi nilai inklusivitas.

“UMY adalah rumah bagi siapa pun, dari berbagai agama dan bangsa. Mari bersama-sama membangun tujuan kemanusiaan dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya. (Mut)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Suasana malam Jum’at, 30 Mei 2025, Jalan Pendidikan Desa Bunderan....

Suara Muhammadiyah

31 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lazismu Kota Yogyakarta dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) te....

Suara Muhammadiyah

8 February 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cimanggis Tapos sukses menyelen....

Suara Muhammadiyah

8 August 2026

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggel....

Suara Muhammadiyah

15 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Manage....

Suara Muhammadiyah

5 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah