Teamwork Penentu Estafet Keberlanjutan Bisnis di Masa Depan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
108
Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Tidak dapat dinafikan betapa substansialnya teamwork dalam sebuah tim. Demikian sekelumit pesan Deni Asy'ari dengan kentara. Terlebih lagi, dikontekstualisasikan pada aspek menjalankan bisnis.

Teamwork menjadi bagian yang niscaya. "Tak ada artinya, kalau kita tidak menjadi satu teamwork yang kuat," tegas Deni. Dampaknya, bisnis akan menggelinding dan mengalami disorientasi.

"Kalau kita nafsi-nafsi, jalan sendiri-sendiri, maka tidak ada artinya," tekannya sekali lagi.

Bahwa buah bisnis yang diperoleh saat ini, sangat absurd manakala tidak ada teamwork yang menjadi landasan elementer. "Ini paling kunci," sebut Deni saat Rapat Kerja (Raker) PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah 2026 di Kiyana Resort Dieng, Sirangan, Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (10/1).

Akar tunjang Raker kali ini, "Kita ingin perkuat di situ," imbuhnya. Di sini, Deni sangat konsen dalam memperkuat bangunan teamwork di Suara Muhammadiyah. Tidak bisa tidak. "Banyak kagum orang di luar itu dengan teamwork kita," ujarnya.

Namun demikian apresiasi tinggi atas dedikasi tinggi seluruh tim Suara Muhammadiyah. "Itulah doa orang luar, itulah ekspektasi orang luar, harapan orang luar," sebutnya, dengan menyebut seluruh tim bertungkus lumus dari bawah, tertatih-tatih, dan tidak langsung jadi.

"Tidak ada yang instan. Banyak proses penempaan yang dilalui bersama," tutur Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah ini.

Sungguh betapa fundamentalnya teamwork itu. "Jadikan momentum untuk membangun kesolidan dan kekompakan kita menjalankan bisnis kita," ajaknya.

Menurutnya, deret bisnis yang ditelurkan hari ini, akan tumbuhkembang di saat memperkuat teamwork itu. "Insyaallah impact dan manfaatnya juga untuk kita rasakan semua," tegasnya.

Akumulasi dari bentang semua itu, simpul Deni, harus kerja keras. "Kerja keras akan membuat orang bertahan dengan kerjaannya," ucapnya. Tidak stagnan di sini, ditopang dengan kerja cerdas.

"Membuat seseorang memiliki impact pada apa yang dikerjakannya," tekannya. Cum, kerja ikhlas, yang akan menghasilkan rasa cinta dengan pekerjaannya.

"Kalau kita sudah ikhlas bekerja di Suara Muhammadiyah, maka tidak ada yang berat dari pekerjaan yang ada," ulasnya. Mengapa demikian?

"Karena kita merasakan cinta terhadap perusahaan ini, merasakan cinta terhadap bisnisnya, sebagaimana kita mencintai keluarga kita semuanya," pungkasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TURKI, Suara Muhammadiyah - Program pertukaran pelajar internasional telah lama menjadi salah s....

Suara Muhammadiyah

19 November 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus berp....

Suara Muhammadiyah

23 October 2023

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Prestasi membanggakan diraih oleh siswa-siswa MTs. Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

16 February 2025

Berita

SEDAYU, Suara Muhammadiyah – Mu'allimin Sport Center yang pembangunannya dilakukan Tim Pengemb....

Suara Muhammadiyah

12 November 2023

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Semarak milad Muhammadiyah ke-112 Warga Muhammadiyah Kota Surakarta....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024