Tidak Cukup Alhamdulillah, Tapi Harus Berbuat Lebih Baik Lagi

Suara Muhammadiyah

18 December 2025

816
Drs H Ahmad Dahlan Rais, MHum saat memberikan tausiyah di Pengajian Hari BerMuhammadiyah di Kompleks Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah

Drs H Ahmad Dahlan Rais, MHum saat memberikan tausiyah di Pengajian Hari BerMuhammadiyah di Kompleks Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah

TEGAL, Suara Muhammadiyah – Kebertahanan sampai 113 tahun Muhammadiyah, menjadi ruang kontemplasi sekaligus mengungkapkan ekspresi kesyukuran kepada Allah. Betapa tidak, tidak banyak sebuah organisasi atau perkumpulan yang bertahan lebih dari 1 abad lamanya.

“Kita sudah melampaui sekian belasan tahun yang lalu. Tidak banyak, baik itu perkumpulan gerakan organisasi di tanah air maupun juga yang sifatnya internasional. Marilah kita syukuri, Alhamdulillah,” tutur Dahlan Rais, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalan menyampaikan itu saat Pengajian Hari BerMuhammadiyah di Kompleks Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Ahad (14/12).

Bagi Dahlan, tidak cukup hanya dengan mengucapkan Alhamdulillah, tetapi warga Persyarikatan mesti melakukan tindakan yang lebih baik lagi, salah satunya dengan beramal saleh.

“Beramal lebih baik. Berbuat lebih baik. Harus ditunjukkan dengan kebaikan-kebaikan (amal saleh),” ujarnya.

Manifestasinya dengan menegakkan shalat. Bagi Dahlan, pokok pangkal dari kehidupan ini adalah beribadah (shalat). “Kita perbaiki shalat kita. Waktunya awal (mengerjakan), kalau bisa berjamaah. Jamaah lebih baik daripada sendiri,” tekannya, menggarisbawahi harus memahami isi dari bacaan shalat. “Usahakan mengerti bacaan itu,” tambahnya.

Di samping itu, menginfakkan sebagian rezeki. “Baik waktu lapang maupun waktu sempit,” ucapnya. Karenanya, Dahlan mendorong agar umat Islam, lebih-lebih warga Persyarikatan untuk berinfak sebagai bentuk dari kiprah memberi.

“Orang BerMuhammadiyah nawaitunya memang harus memberi. Yadul ulya khairun minal yadis suflaa (Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah). Ayo semangat ini kita pegang,” ujarnya.

Untuk itu, dengan menggengam semangat memberi inilah kemudian, menjadi dibalik layar Muhammadiyah bisa bertahan sampai hari ini. Karena, memang pada dasarnya, Muhammadiyah itu memiliki sifat memberi kemaslahatan bagi semuanya.

“Dan yang perlu kita catat, Muhammadiyah bahkan diterima dengan sangat baik di tempat-tempat yang masyarakatnya Islam minoritas karena memberikan manfaat,” tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman ....

Suara Muhammadiyah

7 March 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Banyumas menyelenggarakan per....

Suara Muhammadiyah

2 July 2025

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

SAWIT, Suara Muhammadiyah – Masa kehidupan umat manusia di dunia sangatlah pendek. Tidak ada y....

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sering terdengar celetukan di luar nun jauh di sana, asumsi m....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah